PolitikSolok Raya

Bupati Buka Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah dan Nagari Serta BPN se Kabupaten Solok

×

Bupati Buka Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah dan Nagari Serta BPN se Kabupaten Solok

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN- Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo, M.Mar, hari Senin (10/7), membuka secara resmi Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Nagari bagi Walinagari dan BPN Se-Kabupaten Solok, bertempat di Aula Chinangkiak Dream Park, Kec. X Koto Singkarak.

Selamatn Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, tampak hadir Kepala BKD, Indra Gusnaldi, Kepala DPMN, Romi Hendrawan, Sekretaris DPRD,  Zaitul Ikhlas, Inspektur Daerah diwakili Sekretaris,  Dery Akmal, Kepala OPDCamat dan Walinagari Se-Kabupaten Solok.

 Kepala Dinas DPMN Kabupaten Solok, Romi Hendrawan dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis pengelolaan keuangan Daerah dan Nagari tahun 2023 bagi Walinagari dan Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Se-Kabupaten Solok. Diharapkan setelah  Bimtek pengelolaan keuangan dapat lebih tertib dan disiplin anggaran.

Baca Juga :
SALAM: Kembangkan Produk Unggulan Nagari Harus Ada Perhatian Daerah

“Output kegiatan adalah tata kelola keuangan Nagari mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pengawasan,” sebut Romi Hendrawan.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari yakni dari Tanggal 10 s.d 12 Juli 2023  untuk Walinagari dan 12 s.d 14 Juli Untuk BPN.

Total Peserta yang ditargetkan untuk melaksanakan Bimbingan Teknis ini ialah sebanyak 148 Orang yakni 74 Orang Walinagari dan 74 Orang Perwakilan Badan Permusyawaratan Nagari.

Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Nagari bagi Walinagari dan BPN Se-Kabupaten Solok, bertempat di Aula Chinangkiak Dream Park, Kec. X Koto Singkarak.

Sementara Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo, M.Mar, dalam arahannya menyampaikan bahwaKegiatan ini diadakan agar kedepannya kita pengelolaan keuangan di masing-masing Nagari itu dapat sesuai dengan aturan yang ada.

Baca Juga :
Pemkab Solok Tidak Melabrak Aturan Seperti Yang Disampaikan Syamsu Rahim

Hal itu menurut Bupati  disebabkan karena semakin meningkatnya Dana Desa yang di anggarkan di setiap Nagari dan tentu ini akan terus bertambah seiring peranan para Walinagari dalam hal kemasyarakatan yang semakin Kompleks.


“Maka dari itu terkait pemahaman pengelolaan anggaran dan aturan harus dipelajari dengan seksama sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam mengelola keuangan di masa yang akan datang,” papar  H. Epyardi Asda.

Dalam Laporan yang diberikan Inspektorat Daerah kita juga menemukan masih ada beberapa Nagari yang masih keliru dan belum sesuai dengan aturan dalam mengelola anggaran.


“Untuk itu melalui Bimbingan Teknis ini Mari kita bekerja dengan Ikhlas dan Penuh Semangat serta menjalankan roda pemerintahahan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang ada,” papar  H. Epyardi Asda.

Acara dilanjutkan  dengan sesi diskusi dan foto bersama (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *