Pemkab Solok Gelar Rakor Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Sosial di Daerah


SOLOK, JN- Pemerintah Kabupaten Solok, hari Selasa (26/7), menggelar Rapat Koordinasi tentang Kewaspadaan dini dan penanganan Konflik Sosial di Daerah.


Acara dugelar di Gedung Solok Nan Indah, Arosuka, dengan dihadiri oleh Bupati Solok yang diwakili oleh Asisten II, Drs. Syahrial, MM, Kapolresta Solok Kota, AKBP Ahmad Fadilh, S.Si, M.Sc, M.Si, Unsur  Forkopimda, Kepala Badan Kesbangpol, Agus Rostamda, para Camat Se-Kabupaten Solok dan Forkompimcam se-Kabupaten Solok.

Bupati Solok yang diwakili oleh Asisten II, Drs. Syahrial, MM, dalam sambutanya menyebutkan bahwa Konflik yang terjadi disebabkan karena sikap tidak saling menghargai antar sesama.


 “Hal tersebut dapat kita hindari dengan adanya komunikasi dan silaturahmi yang baik antara kita,” sebut Drs. Syahrial.
Pihaknya berharap, semoga kegiatan Ini dapat meningkatkan hubungan silaturahmi kita sehingga dapat terhindar dari segala macam konflik yang ada.

“Saya juga memohon kerjasama kita di jajaran Forkopimda sehingga kita bisa senantiasa melakukan pencegahan dan penanggulangan Konflik Sosial di Kabupaten Solok ini,” harap Drs. Syahrial.

 Kapolresta Solok, AKBP Ahmad Fadillah, S.Si, M.Sc, M.Si, dalam sambutannya mengharapkan bahwa
tugas untuk mencegah Konflik Sosial dan kerukunan merupakan tugas bersama karena tidak hanya peran dari aparat penegak hukum namun juga dibutuhkan peran serta Masyarakat.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Asda Lantik Pejabat Eselon II dan III di Pemkab Solok

“Dalam evaluasi singkat yang telah kita lakukan didapatkan ada dua faktor penyebab konflik sosial yaitu dalam hal sosial budaya dan sengketa tanah yang terjadi di beberapa daerah di Kabupaten Solok,” cetus AKBP Ahmad Fadillah.

Menurutnya, langkah kita dalam menengahi konflik sosial adalah dengan melakukan mediasi dimana kita sediakan jalur komunikasi agar persoalan dapat diselesaikan secara damai.

Mengakhiri penyampaian Kapolresta juga memohon kerjasama kita di jajaran Forkopimda sehingga kita bisa senantiasa melakukan pencegahan dan penanggulangan Konflik Sosial di Kabupaten Solok.

Dandim 0309 Solok yang diwakili oleh
 Mayor Inf Hendra Bagus Arioko, dalam sambutannya menyebutkan bahwa Konflik dapat terjadi karena adanya pertentangan atau perbedaan pendapat antara beberapa pihak.

“Biasanya Konflik timbul karena ketidakseimbangan antarahubungan-hubungan sosial, seperti status sosial, ketidaksetaraan kemakmuran dan akses yang tidak seimbang yang kemudian menimbulkan masalah-masalah diskriminasi,” papar Mayor Inf Hendra Bagus Arioko.

Baca Juga :
H. Epyardi Asda: Niat Maju Sebagai Calon Bupati Solok Adalah Untuk Membangkik Batang Tarandam

Dengan Koordinasi yang baik antara Forkopimda di Kabupaten Solok diharapkan kita bisa menghindari terjadinya Konflik Sosial.

Kasat Intel Polres Arosuka AKP M. Firdaus mewakili Kapolres Arosuka, dalam sambutannya menyebutkan bahwa penanganan Konflik Sosial bertujuan guna menciptakan keamanan dalam lingkungan bermasyarakat.

“Konflik Sosial antara masyarakat dapat dihindari dengan adanya sikap saling toleransi dan menghargai di tengah kehidupan bermasyarakat,” papar AKP M. Firdaus (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.