Tahun 2022 Ini Jalan Dari Sirukam Menuju Tigo Lurah Dapat Bantuan Dana DAK 3,4 Miliar

SOLOK, JN- Dinas PUPR Kabupaten Solok, langsung meresfon permintaan warga untuk merambah semak belukar yang sudah masuk kebadan jalan dari Sirukam  menuju Simanau di Kecamatan Tigo Lurah, yang diberitakan media ini satu hari lalu.


Selain itu, ruas jalan tersebut juga akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesat 3,4 Miliar Rupiah tahun 2022 ini.
Menurut Sektretaris Dinas PUPR Kabupaten Solok, Adrian Prasetia ST. MT, kepada Koran Padang Kamis (3/3), bahwa dana untuk pemeliharaan rutin berupa perambahan atau pembersih semak belukar pada ruas jalan menuju Tigo Lurah dari Nagari Sirukam sedang dalam persiapan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini ruas jalan menuju Kecamatan Tigo Lurah akan segera kita bersihkan. Saat ini kita sedang menyusun untuk persiapan tersebut,” terang Adrian Prasetia.
Pihaknya juga berterimakasih kepada media yang sudah memberitakan kondisi jalan tersebut. “Buk Kadis juga meminta supaya ruas jalan tersebut bisa dipercepat untuk merambah dan membersihkannya,” tutur Adrian Prasetia.

Selain akan dibersihkan, ruas jalan dari Sirukam menuju Simanau tersebut juga akan mendapat dana perbaikan untuk tahun 2022 ini  sebesar Rp 3,4 Miliar.

Anggota DPRD Kabupaten Solok, Nelson, merasa terpukul dengan kritikan warga di media ini yang menyebutkan bahwa kerja anggota DPRD asal Dapil 3 khususnya dari Tigo Lurah hanya 3D, yakni Datang, Duduk dan Duit.
“Sebagai warga Tigo Lurah dan wakil rakyat dari Dapil 3, kami tetap berusaha agar akses jalan menuju Tigo Lurah dan sekitarnya bisa dianggarkan dan diperbaiki. Itu sudah sering kami sampaikan dan kami usulkan ke Dinas terkait. Dan salah satunya tahun ini akan dapat dana DAK 3 Miliar lebih,” papar Nelson.
Meski dikritik, pihaknya juga berterimakasih kepada masyarakat dan media yang sudah memberitakan kondisi jalan ke Tigo Lurah tersebut.

Baca Juga :
Kasiak Tuan Rumah MTQ Antar Jorong se  Nagari Koto Sani

Disebutkan Nelson, semak belukar yang ketinggiannya sudah mencapai dua hingga tiga meter itu sangat membahayakan pengguna jalan. Terutama di tikungan karena menutupi kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.
“Kami juga sudah meminta Dinas PUPR Kabupaten Solok untuk menurunkan tim dan merambah jalan menuju Tigo Lurah karena semak belukar sudah masuk ke badan jalan.  Selain itu, kondisi jalan yang sudah ditumbuhi semak belukar dari dari Sirukam hingga mendekati Nagari Simanau,” tambah Nelson, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Kondisi jalan yang buruk dan semak masuk ke badan jalan, membuat lokasi ini rawan kecelakaan. “Sangat sering terjadi kecelakaan di daerah ini. Cuman karena jauh dari kota, jarang diberitakan media,” tambah tokoh masyarakat Tigo Lurah, Dahrul Asri
Disebutkannya, sejak satu tahun terakhir, masyarakat setempat yang melintas membuat kotak sumbangan untuk swadaya untuk membeli minyak mesin potong.
Bahkan seorang relawan warga Simanau, Raflis (35), rela mengeluarkan koceknya sendiri untuk membeli bensin pembersih semak-semak yang sudah masuk ke badan jalan sepanjang 2 hingga 3 meter.

Baca Juga :
Ramadhani Kirana Putra Hadiri Pelantikan Pengurus Cabang IMM kota Solok

Dahrul Asri mengaku prihatin dengan kondisi jalan yang merupakan satu-satunya akses jalan menuju Tigo Lurah yang bisa dilintasi kendaraan. 

Pihaknya meminta Dinas PUPR Kabupaten Solok untuk turun membersihkan semak belukar yang menutup badan jalan menuju Kecamatan Tigo Lurah hingga tersebut.(wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.