Hukum dan Kriminal

Dua Ekor Sapi Milik Warga Sirukam Solok Lenyap Digondol Pencuri

×

Dua Ekor Sapi Milik Warga Sirukam Solok Lenyap Digondol Pencuri

Sebarkan artikel ini


 SOLOK, JN-

Aksi pencurian ternak di Kabupaten Solok seakan tidak pernah berhenti. Bahkan tahun lalu hampir setiap bulan kasus curnak ini terjadi di Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo itu. Kasus curnak paling anyar terjadi di Jorong Gantiang, Nagari Sirukam Kec. Payung Sekaki, Kabupaten Solok.

Akibat peristiwa itu, 2 ekor sapi dari 3 ekor sapi milik warga setempat yang bernama Siun, lenyap dibawa sang pencuri.

Kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 04. 00 Wib, Senin dinihari (9/10). Namun baru diketahui sang pemilik sektar pukul 11 siang saat sapi akan diberi makan.

Baca Juga :
Mutasi di Polda Sumbar Bergulir, Termasuk Kapolresta Solok

“Dua ekor sapi diperkirakan dibawa pakai mobil dan satu sapi ditinggal maling,” terang Romi Febriandi, Walinagari Sirukam, Selasa (10/10).

Yakin dengan sapinya sudah dicuri, pemilik kemudian langsung langsung mendatangi kantor Walinagari dan Mapolsek Payung Sekaki untuk melihat TKP.

Laporan Siun langsung ditanggapi oleh Kapolsek Payung Sekski Iptu Azirman dan langsung menurunkan anggota.

“Saya sangat berharap polisi bisa mengungkap siapa pencurinya sapi saya beserta jaringannya, karena hampir setiap bulan ada kejadian curnak di Sumbar ini. Kebanyakan korban tidak melapor karena pesimis  ternaknya yang hilang tidak akan ditemukan lagi,” jelas Siun.

Baca Juga :
Eyardi Asda:  Ancaman Yang Paling Berbahaya Bagi Generasi Muda Kab. Solok Adalah Masalah Narkoba

Sementara untuk mengantisipasi terjadinya aksi curnak, Siun juga berharap dan mengusulkan kepada pihak walinagari agar mengaktifkan ronda malam dan mendirikan pos disetiap persimpangan yang diduga rawan aksi curnak dan aksi kriminal lainnya. 

Kapolres Solok, AKBP Muari, S. Ik, melalui Kapolsek Payung Sekski Iptu Azirman ketika dihubungi melalui telephone sellulernya membenarkan kejadian tersebut dan sampai saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pengembangan terhadap para pelaku curnak.

“Usai mendapat laporan dari sikorban, kita langsung mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadiam perkara dan meminta keterangan saksi,” terang Iptu Azirman  (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *