Rumah Buk Nini Yang Alami Gangguan Jiwa Berhasil Dibedah YGPN Sungai Nanam


SOLOK, JN-  Yayasan Generasi Peduli Nagarian (YGPN)  Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, dibawah pimpinan Masriwal, MBG.S.AP, dan Ketua Dewan Pembina, Mulyono, SC, berhasil membedah rumah Buk Nur Aini Yang Alami Gangguan Jiwa di Dusun Puncak Ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten  Solok.

“Alhamdulillah untuk proses pembangunan dan juga bahan bangunan berjalan lancar.  Dan saat ini keadaan rumah sudah layak huni.  Sebelumnya sangat memprihatinkan,” terang Masrwal, Rabu (28/7) di Sungai Nanam. 

Sebelumnya, rumah yang ditempati Buk Nur Aini atau buk Nini (40) yang tinggal bersama anaknya yang juga mengalami gangguan jiwa Neri Fidia Yanti (23), sungguh tidak layak huni. Selain sudah lapuk, atapnya juga sudah bocor dan dinding terbuat dari papan yang sudah rapuh. Rumah ini juga tidak terurus.
“Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah peduli dan ikut membantu untuk membedah rumah buk Nini,” sebut Masriwal,  yang diamini Ketua Dewan Pembina YGPN, Mulyono
Kediaman buk Nini berada di dusun Puncak ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten  Solok.

Nasib keluarga ini sangatlah malang. Selain tinggal di rumah yang tidak layak huni, kalau hujan kebocoran, kalau malam dingin menusuk dan satu keluarga ini juga mengalami gangguan jiwa. Mungkin nasib keluarga ini belum tersentuh bantuan negara, baik dari pemerintah nagari atau Kabupaten, termasuk Baznas dan Dinas Sosial.
Menurut cerita warga setempat, Riki (40), Buk Nini mempunyai anak 4 orang dan suami sudah lama pergi. Adapun anak buk Nini yakni Neri yang mengalami ganguan mental dan Rafi (19) namun jarang pulang.Sementara anak yang dibawa suami bernama Rika (17) fan Hen yang saat ini tidak ada kabar.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Asda Gelar Temu Ramah Dengan Masyarakat Bupati Koto Laweh 


Anak yang bersama Nini yakni Neri Fidia Yanti, juga sudah memiliki anak 1 orang namun suami Neri juga sudah lama tidak pulang dan merupakan orang Parak Tabu, Sungai Nanam yang bernama Eka alias Pakiah, juga mengalami gangguan mata alias rabun.

Untuk itu,  pengurus  Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, yang diketuai oleh Masriwal, MBG.S.AP, dan Ketua Dewan Pembina, Mulyono, SC, sejak awal sudah bertekad untuk membantu perbaikan rumah keluarga malang ini. 


meski sebelumnya pembangunan rumah ini mengalami kendala dengan kekurangan upah tukang,  namun berkat kegigihan pengurus yayasan mencari dana,  akhirnya rumah tersebut menjadi layak huni. 
Masriwal dan Mulyono bertekad akan terus melakukan pertolongan kepada masyarajat Sungai Nanam untuk kedepannya
“Insyaallah kita akan terus berbuat dan membantu untuk pengobatan dan bantuan untuk bisa memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli mereka,” sebut Masriwal.
Bersama KPM,  IKTT. IKLG dan masyarakat,  kini prosen pembangunan rumah buk Nur Aini sudah siap.  

Baca Juga :
Tim Askab PSSI Solok Juara di Turnamen Binuang Sakti Solok Selatan


Selain  mencarikan jalan keluar untuk bedah rumah, yayasan ini sekaligus juga sudah membawa keluarga ini untuk berobat.
Pihaknya berharap kepada para dermawan untuk bisa menyisihkan titipan Allah SWT berupa Reski untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Tampak samping


“Bagi donatur dan dermawan yang ingin membantu, siilahkan kirimkan ke Rek Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kec Lembah Gumanti Akta notaris Yeni Gusnita no:123 Tgl 11 Juni 2020,” jelas Masriwal.


Bantuan bisa disalurkan ke No rek BRI Yayasan No.5542-01-027990-53-8.A.n Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.