Agam Dan BukittinggiSolok Raya

Pemkab Solok Ikuti Roadshow Percepatan Penurunan Stunting  Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat

×

Pemkab Solok Ikuti Roadshow Percepatan Penurunan Stunting  Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN-
Pemkab Solok, hari Rabu (5/4), menggelar Roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, bertempat Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.
Tampak hadir mengikuti acara tersebut yakni Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo, M.Mar, Asisten I, Drs. Syahrial, MM, Asisten II, Deni Prihatni, ST, MT, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri, SKM, M.Kes, Camat X Koto Singkarak, Crismon Darma, Jajaran OPD Terkait.

Kegiatan ini dilaksankan melalui Zoom Meeting oleh Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.
Pada Laporan Kementerian PMK disampaikan bahwa Kabupaten Solok menjadi Kabupaten/Kota urutan pertama yang mengalami Penurunan Angka Stunting di Sumatera Barat dimana sebelumnya pada tahun 2021 Prevalensi Stunting di Kabupaten Solok berada pada angka 40,1% hingga pada 2022 dapat turun menjadi 24,2% dengan pengurangan sebesar 15,9%.

Baca Juga :
Bupati Solok H. Epyardi Asda Lepas Sebanyak 81 Orang CJH Asal Kabupaten Solok

Dalam hal Penurunan Kemiskinan, Melalui data Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Solok untuk persentase angka Kemiskinan juga mengalami penurunan dimana pada tahun 2021 berada pada angka 8,01% dan pada tahun 2022 turun menjadi  7,12%.


Sambutan serta Laporan Bupati Solok, H. Epyardi Asda, bahwa bagi kita di Kabupaten Solok untuk menekan Angka Stunting dan Kemiskinan itu kuncinya ada pada bidang Ekonomi, Maka dari itu melalui prinsip Anggaran Berbasis Kebutuhan Rakyat kita mengelola anggaran sesuai dengan usulan yang diberikan oleh masyarakat.

Baca Juga :
Bupati Epyardi Asda Lantik Medison Sebagai Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

“Selanjutnya Kepada seluruh Kepala Desa atau Walinagari kita mengintruksikan agar seluruh APBDesa untuk terfokus kepada pemberdayaan masyarakat, sedangkan untuk pembangunan fisik dan infrastruktur akan di serahkan kepada Pemerintah Daerah,” H. Epyardi Asda.


 Kepada seluruh Kepala Desa kita juga menugaskan untuk mendata masyarakat miskin di Kabupaten Solok secara langsung by name dan by address, hal ini guna dapat mengetahui secara langsung penyebab kemiskinan dan memberikan solusi langsung terhadap masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Solok (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *