Musibah

Mobil Dump Truck Karam Saat Melintas Bersama Jembatan di Salayo

×

Mobil Dump Truck Karam Saat Melintas Bersama Jembatan di Salayo

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN-
Sebuah Mobil Dump Truck Karam bersama sebuah jembatan pada saat melintasi jembatan tua dan sudah lapuk di Jorong Batu Palano, Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Rabu (12/1).


Menuru kererangan warga setempat, Edril Alinus Tando (53),  peristiwa itu terjadi persis menjelang magrib.Belum diketahui nama pengemudi, namun yang pasti tidak ada korban jiwa pada kejadian itu.
“Masyarakat di sini sudah sering mengingatkan pengendara agar tidak melintas di jembatan yang sudah lapuk tersebut. Namun sang sopir tidak menghiraukan hal itu, sehingga musibah tersebut terjadi,” terang Edril Alinus.
Akibatnya, mobil tersebut terperosok ke dalam kali bersamaan dengan ambruknya jembatan tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, namun masyarakat setempatvkehilangan jembatan penghubung satu-satunya untuk akses ke pusat nagari dan menuju sawah ladang mereka.

Baca Juga :
Harimau Diduga Mangsa Puluhan Ekor  Kambing Milik Warga di Supayang

Mulai Kamis, semua warga, petani dan anak sekolah yang berasal dari Sawah Kandang terpaksa menyebrangi kali untuk menuju sekolah dan kebun mereka. Mereka harus berputar jauh ke Munggu Tanah arah kota Solok untuk sampai di sekolah.
Edril sangat berharap kepada pemerintah nagari dan instansi terkait untuk segera membangun jembatan agar masyarakat sawah kandang tidak terisolasi lama.

Walinagari Salayo, Ronal Reagen, saat dihubungi mengaku akan mengirim surat ke Dinas terkait seperti BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Solok  untuk mencari solusi agar jembatan itu segera dibangun kembali.
Menurut Walinagari, kendaraan tersebut habis mengantarkan bahan bangunan untuk warga melalui jalan parak Sangkeh Sawah Kandang.

Baca Juga :
Truk Pengangkut Perlengkapan Pasar Malam Terbalik Masuk Jurang Di Silaing Tanah Datar

“Karena jembatan tersebut  boleh di katakan pribadi yang membangun,  makanya waktu akan balik kendaraan dilarang melintas kesana oleh warga. Pas waktu bersamaan Jalan  yang di Mato Aie Parak Gadang baru siap pula di perbaiki oleh masyarakat. Jadi tidak pula bisa lewat situ. Makanya dipaksakan lewat jalan jembatan dan akhirnya terjadi musibah tersebut,” terang Ronal Reagen.


 Walinagari bersama warga setempat sangat berharap khusus untuk jembatan dan jalan Sawah Kandang butuh sentuhan Pemerintah daerah.

“Sebab jalan ini jalan wewenang kabupaten dan juga jalan urat nadi ekonomi masyarkat di sini,” sebut Ronald Reagen (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.