KisahSalingka NagariTanpa Kategori

Dikunjungi Mahasiswa KKN: Rumah Pak Herman di Lipek Pageh Sungai Nanam Tidak Layak Huni

×

Dikunjungi Mahasiswa KKN: Rumah Pak Herman di Lipek Pageh Sungai Nanam Tidak Layak Huni

Sebarkan artikel ini


SOLOK,  JN– Pengurus Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, terus berbuat kebaikan antar sesama. 

Rabu kemaren 18/8), yayasan ini bersama mahasiswa KKN UIN IB Padang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengunjungi sebuah rumah tidak kayak huni dan memberikan bantuan sembako

Rumah yang dikunjungi adalah rumah milik Pak Herman yang berada di Jorong Lipek Pageh, Kenagarian Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.
Rumah tersebut tidak layak huni dan butuh bantuan dari para dermawan, karena hanya beralaskan tanah dan kondisipun sudah lapuk.
 Pak Herman tinggal bersama anak ABGnya yang bernama Pendi,  karena isteri beliau sudah  maninggal dunia. Nasib keluarga ini sangatlah malang.

Selain tinggal di rumah yang tidak layak huni, kalau hujan kebocoran, kalau malam dingin menusuk.
Mungkin nasib keluarga ini belum tersentuh bantuan negara, baik dari pemerintah nagari atau Kabupaten, termasuk Baznas dan Dinas Sosial.


Untuk itu,  pengurus  Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, yang diketuai oleh Masriwal, MBG.S.AP, dan Ketua Dewan Pembina, Mulyono, SC, sejak awal sudah bertekad untuk membantu perbaikan rumah keluarga malang ini. Tentunya hal ini butuh bantuan para dermawan. 

Awalnya pengurus yayasan Sungai Nanam dan Mahasuswa KKN dari UIN IB Padang dan UIN Syarif Hidayatullah itu tampak sangat prihatin dan terpukul dengan apa yang dialami keluarga ini. Apalagi menurutnya, disaat pejabat hidup berfota-foya di rumah mewah dan serba kecukupan. Sementara disisi lain ada saudara mereka yang tinggal dan hidup jauh dibawah kekurangan dan sangat miskin.
"Insyaallah kita akan terus berbuat dan membantu untuk pengobatan dan bantuan untuk bisa memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli mereka," sebut Masriwal yang diamini para Mahasiswa.


Selain  mencarikan jalan keluar untuk bedah rumah, yayasan ini sekaligus juga sudah membawa beberapa  keluarga kurang mampu untuk berobat ke Rumah Sakit di Solok. 

Pihaknya berharap kepada para dermawan untuk bisa menyisihkan titipan Allah SWT berupa Reski untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Sebelumnya yayasan ini juga sudah membedah rumah buk Nini yang berada di dusun Puncak ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten  Solok.

"Bagi donatur dan dermawan yang ingin membantu, siilahkan kirimkan ke Rek Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kec Lembah Gumanti Akta notaris Yeni Gusnita no:123 Tgl 11 Juni 2020," jelas Masriwal.

Bantuan bisa disalurkan ke No rek BRI Yayasan No.5542-01-027990-53-8.
A.n Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok (Jn01)
SOLOK,  JN-    Pengurus Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, terus berbuat kebaikan antar sesama. 



Rabu kemaren 18/8), yayasan ini bersama mahasiswa KKN UIN IB Padang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengunjungi sebuah rumah tidak kayak huni dan memberikan bantuan sembako


Rumah yang dikunjungi adalah rumah milik Pak Herman yang berada di Jorong Lipek Pageh, Kenagarian Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Rumah tersebut tidak layak huni dan butuh bantuan dari para dermawan, karena hanya beralaskan tanah dan kondisipun sudah lapuk.

 Pak Herman tinggal bersama anak ABGnya yang bernama Pendi,  karena isteri beliau sudah  maninggal dunia. 

 Nasib keluarga ini sangatlah malang. 
Selain tinggal di rumah yang tidak layak huni, kalau hujan kebocoran, kalau malam dingin menusuk.
Mungkin nasib keluarga ini belum tersentuh bantuan negara, baik dari pemerintah nagari atau Kabupaten, termasuk Baznas dan Dinas Sosial.


Untuk itu,  pengurus  Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, yang diketuai oleh Masriwal, MBG.S.AP, dan Ketua Dewan Pembina, Mulyono, SC, 
sejak awal sudah bertekad untuk membantu perbaikan rumah keluarga malang ini. Tentunya hal ini butuh bantuan para dermawan. 

Awalnya pengurus yayasan Sungai Nanam dan Mahasuswa KKN dari UIN IB Padang dan UIN Syarif Hidayatullah itu tampak sangat prihatin dan terpukul dengan apa yang dialami keluarga ini. Apalagi menurutnya, disaat pejabat hidup berfota-foya di rumah mewah dan serba kecukupan. Sementara disisi lain ada saudara mereka yang tinggal dan hidup jauh dibawah kekurangan dan sangat miskin.
"Insyaallah kita akan terus berbuat dan membantu untuk pengobatan dan bantuan untuk bisa memiliki rumah yang layak huni. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua. Kalau bukan kita, siapa lagi yang peduli mereka," sebut Masriwal yang diamini para Mahasiswa.


Selain  mencarikan jalan keluar untuk bedah rumah, yayasan ini sekaligus juga sudah membawa beberapa  keluarga kurang mampu untuk berobat ke Rumah Sakit di Solok. 

Pihaknya berharap kepada para dermawan untuk bisa menyisihkan titipan Allah SWT berupa Reski untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Sebelumnya yayasan ini juga sudah membedah rumah buk Nini yang berada di dusun Puncak ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten  Solok.

"Bagi donatur dan dermawan yang ingin membantu, siilahkan kirimkan ke Rek Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kec Lembah Gumanti Akta notaris Yeni Gusnita no:123 Tgl 11 Juni 2020," jelas Masriwal.

Bantuan bisa disalurkan ke No rek BRI Yayasan No.5542-01-027990-53-8.
A.n Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *