Tanpa Kategori

Warga Salimpek Hilang Tiga Hari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Sungai

×

Warga Salimpek Hilang Tiga Hari, Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Sungai

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN- Seorang Warga Lembah Gumanti, Kabupaten Solok yang bernama Mahyudin (72), dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Selasa tanggal 20 Septemver 2022 lalu, ditemukan sudah menjadi mayat pada Kamis sore (22/9).

Mahyudin, merupakan Warga Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok.
Penemuan mayat Mahyudin, sempat menggemparkan warga Sariak.Mayat ditenukan di Sungai Batang Gumanti, tepatnya dilokasi PLTMH Gumanti 2, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti.


 Mahyudin merupakan  warga Jorong Sibua-bua, Nagari Salimpek, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, 

Diduga kuat korban diduga hanyut terseret arus Sungai Batang Gumanti, tepanya di lokasi PLTMH Gumanti 2.

Baca Juga :
Oknum Guru di Ponpes Muhammad Natsir Alahan Panjang Diduga Sodomi Belasan Anak

Kapolres Solok, AKBP Apri Wibowo, S.I.K, melalui Kapolsek Hiliran Gumanti, IptuTri Sukra Martin, kepada awak media mengatakan bahwa, korban terakhir dilihat oleh pihak keluarga dan tetangganya pada hari Selasa tanggal 20 September 2022 sekira pukul 17.30 WIB di Sungai Batang Gumanti, Jorong Sibua-Bua Nagari Salimpek.

Dikatakan Kapolsek pihak keluarga baru menyadari karena sampai pukul 19.30 WIB Korban tidak kunjung pulang ke rumah.
“Sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan kejadian orang hilang pada hari Selasa tanggal 20 September 2022 ke Polsek Lembah Gumanti,” sebut IptuTri Sukra Martin.

Baca Juga :
Dekranasda Kota Sibolga Sumatera Utara Study Tiru ke Kabupaten Solok

Disebutkan IptuTri Sukra Martin, mayat korban ditemukan pada hari Kamis, sekira pukul 16.45 WIB jenazah Korban ditemukan di aliran Sungai Batang Gumanti, tepatnya dilokasi PLTMH Gumanti 2, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti.


Jenazah Korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka dengan menggunakan mobil perusahaan PLTMH Gumanti 2 dan langsung dikebumikan malam tersebut di TPU milik keluarga di Salimpek.


“Mungki  tubuh korban hanyut dibawa arus Sungai,: terang salah seorang warga Salimpek, Dedi (wandy/berbagaisumber))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *