Solok Kembali Berduka: Musibah Longsor Tewaskan Dua Orang Warga Sariak Alahan Tigo

0
4836

SOLOK, JN– Musibah longsor kembali melanda bumi bareh Solok. Jum’at dini hari (5/6), sekira pukul 01.40, musibah longsor menghantam sebuah rumah warga di Andaleh, Jorong Sariak Ateh, Nagari Satiak Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok.

Walinagari Sariak Alahan Tigo, Baharuddin menyebutkan bahwa musibah longsor menimpa rumah 
permanen milik Tarmizi (46) warga Andaleh.Skibat longsor tersebut, dua orang warga penghuni rumah yang merupakan anak dari Tarmizi, meninggal karena dihantam longsor. Kedua korban meninggal masih tetcatat sebagai pelajar di Sariak Alahan Tigo. Sementara isteri korban dan korban sendiri juga mengalami luka parah dan sudah dievakuasi ke Puskesmas Talang Babungo.


“Usai mendapat berita musibah longsor, masyarakat bersama pihak pemerintah nagari dan pihak kepolisian sektor Hiliran Gumanti beserta TNI, datang ke lokasi untuk menolong dan evakuasi korban longsor,” terang Baharuddin.
Evakuasi telah dilakukan masyarakat bersama aparat pemerintah nagari Sariek Alahan Tigo terhadap dua korban yang meninggal, masing-masing Melsa Gustia Putri (20)  dan Rafki Aulia Zikra (14). Keduanya berstatus pelajar. Sedagkan isteri korban Padri Yeni (45), mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di Puskesmas Talang Babungo.

Jajaran atau anggota Polsek Hiliran Gumanti yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Hiliran Gumanti, Iptu Azirman, SH, kangsung turun mengevakuasi korban bersama warga setempat.

Menurut Iptu Azirman, musibah longsor yang menimpa satu rumah warga dan  menewaskan dua penghuni rumah, terjadi pada saat penghuni rumah sedang tertidur pulas. Sekitar pukul 01.40 WIB. Material longsor tiba-tiba  menghantam dinding kamar rumah permanen ukuran 9×8 meter persegi yang dihuni pasangan suami istri Muhammad Tarmizi (46) dan Padri Yeni (45) bersama dua anaknya Melsa Gustia Putri dan Rafky Aulia Zikra.
“Saat material longsor menghantam dinding rumah korban, pemilik rumah Muhammad Tarmizi langsung terbangun karena mendengar adanya bunyi dentuman keras yang menghantam dinding kamar bagian belakang yang ditempati dua anaknya,” terang Iptu Azirman.
 Begitu dilihat, dirinya mendapati dinding kamar yang didiami istri dan dua anaknya telah jebol oleh material longsor.
Dijelaskan Kapolsek, istri dan dua anak korban yang berada didalam kamar dalam keadaan tidur pulas, ikut dihantam material longsor hingga tertimbun. Kedua anak korban meninggal dunia, sedangkan istri korban mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri.

suasana evakuasi korban longsor di Sariak Alahan Tigo

Terpisah, Camat Hiliran Gumanti Romi Hendriawan, menyampaikan duka yang mendalam atas musibah tersebut. “Semga keluarga yang mendapat musibah sabar dalam menghadapinya dan yang meninggal semoga diampuni dan ditempatkan di Syorganya oleh Allah,’ sebut Romi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok Armen AP, menyatakan pihaknya langsung menurunkan tim untuk penanganan peristiwa tersebut.
“Korban sudah dievakuasi. Kita sedang menunggu data selanjutnya dari Wali Nagari Sariek Alahan Tigo,” sebut Armen AP.


Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, rencananya Jum’at siang ini akan segera meluncur ke TKP untuk meninjau musibah longsor . “Ya, kita ikut prihatin dengan musibah yang melanda daerah kita. Semoga keluarga yang mendapat musibah diterima oleh Allah dan yang ditinggal dalam keadaan sabar,” sebut H. Yulfadri Nurdin.
Bupati Solok, H. Gusmal, juga menyampaikan duka yang mendalam tentang terjadinya musibah tersebut.Pihaknya juga memerintahkan agar Pihak BPBD dan Dinas Sosial, segera turun ke lokasi untuk mendata dan memberi batuan kepada keluarga korban

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh warga Kabupaten Solok untuk tetap waspada terhadap berbagai musibah, karena wilayah Kabupaten Solok berada pada lembah dan bukit.

“Ya, seluruh masyarakat kita himbau tetap waspada, terutama mereka yang bermukim di kawasan yang rawan lingsor,” sebut H. Gusmal (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here