Dalam Sehari Terjadi 4 Kali Kebakaran di Kabupaten Solok

0
2258

 2 Sekolah Plus 2 Rumah Terbakar di Kabupaten Solok
SOLOK, JN-Dalam satu waktu 24 jam, terjadi 4 peristiwa kebakaran besar di wilayah Kabupaten Solok. Kebakaran pertama terjadi di Cupak, Gunung Talang, menimpa sebuah rumah warga. Kemudian sebuah sekolah Pompes M. Natsir di Alahan Panjang. Selanjutnya kebakaran SMKN 2 Gunung Talang di BukitputusMusibah kebakaran rumah an. H. Alfami ( mantari Al ) dan sekitar jam lima sore Jum’at (20/1), peristiwa kebakaran juga meluluhlantakan rumah  Tuti Mias yang berlokasi di Simpang Puskesmas Muaro Paneh, kecamatan Bukit Sundi. Api baru bisa dipadamkan sekitar jam 20 30 WIB. Pada peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.
 Sampai saat ini,  penyebab 4 kebakaran di lokasi berbeda ini diduga kuat akibat korsleting listrik arus pendek.
Masing-masing kebakaran terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) M Natsir, Jorong Galagah, Nagari Alahanpanjang, Kecamatan Lembahgumanti. Kemudian kebakaran satu unit rumah di Jorong Pasarusang, Nagari Cupak, Kecamatan Gunungtalang dan kebakaran SMKN 2 Gunung Talang serta sebuah rumah warga di Muara Panas.
Informasi yang dihimpun oleh awak media di TKP menyebutkan, kebakaran Ponpes M Natsir terjadi sekitar pukul 23.15 Wib Kamis malam (19/1). Akibatnya, 2 unit ruangan lokal plus 1 kantin Ponpes lenyap disapu sigulambai. Akibat kejadiaan itu, Ponpes ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp200 juta.
Pengasuh Ponpes M Natsir, Andi (35), mengatakan, api diduga kuat berasal dari kantin Ponpes yang sedang dalam keadaan kosong tanpa orang. “Dari situ api menjalar membakar 2 unit lokal lainnya. Api baru padam sekitar pukul 00.30 Wib setelah 1 unit damkar datang,” sebut Andi pada Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana didamping Kasat Intel AKP Sosmedya yang meninjau langsung semua lokasi kebakaran, kemarin, (20/1).
Sementara itu, kebakaran yang menghanguskan 1 unit rumah semi permanen di Pasarusang, Nagari Cupak juga terjadi di hari yang sama sekitar pukul 23.30 Wib atau hampir bersamaan dengan kebakaran di Ponpes M Natsir. Akibat kejadian itu, pemilik rumah, Naimah, 82, mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.
“Di lokasi ini, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 00.35 Wib dini hari Jum’at,” terang Kasat Intel Polres Arosuka Solok, AKP Sosmedya.
Lantas, sekitar pukul 01.30 Wib dini hari Jum’at (20/1), amukan si jago merah kembali terjadi di SMKN 2 Gunungtalang kawasan Jorong Kayuaro, Nagari Batangbarus. Akibatnya, 5 bangunan Sekolah hangus terpanggang. Masing-masing, ruangan pustaka, ruangan kantin, labor pemasaran, gudang, dan ruangan pembayaran SPP.
Penjaga Sekolah, Saad, (65), mengatakan, dia mengetahui kebakaran berawal dari desiran suara seperti percikan listrik yang diduga bersumber dari dari kantin SMKN 2 tersebut. Merasa curiga, Saatpun melihat kawasan Sekolah. “Tidak lama, api membesar dan menjalari ke beberapa ruangan di Sekolah,” sebutnya pada petugas.
Kobaran api di SMKN 2 ini berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 Wib dibantu 2 unit Damkar bersama masyarakat sekitar. Akibat kejadian naas itu, pihak Sekolah mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar.
Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana melalui Kasat Intel AKP Sosmedya mengatakan, dari hasil olah TKP di lokasi, diduga kuat pemicu kebakaran bersumber korsleting listrik arus pendek. Namun, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.
“Empat kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. Tapi, peristiwa ini masih dalam pengembangan,” terang AKBP Reh Ngenana (Ricky/ujang jarbat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here