Satu Ekor Harimau Yang Meresahkan Warga di Simpang Tanjung Nan IV Tertangkap

0
1481

SOLOK, JN- Setelah sekian lama membuat resah masyarakat dan petani di Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, akhirnya Minggu pagi (6/12), satu ekor harimau Sumatera berhasil masuk ke dalam kotak perangkap yang dipasang oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.

Menurut Kepala Resor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Konservasi Wilayah (RKW) Solok,
Afrilius, harimau tersebut dikabarkan warga masuk ke perangkap yang dibuat oleh tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam yang dipasang oleh warga bersama pihak BKSDA.


“Alhamdulillah satu dari dua ekor harimau yang meresahkan warga di Simpang Tanjung Nan Ampek sudah tertangkap. Berarti masih ada satu ekor lagi. Jadi warga harus semakin waspada dan jangan ke ladang dulu untuk sementara,” harapAfrilius.

Harimau tersebut diperkirakan berjenis kelamin betina dan tertangkap sekira pukul 06.00 WIB Minggu pagi.
Disebutkan Afrilus, diduga harimau tersebut berkeliaran, karena habitat mereka banyak yang sudah dirusak oleh tangan-tangan manusia untuk lahan perkebunan.
Harimau tersebut sudah hampur satu Minggu masuk ke pemukiman warga, sehingga sangat meresahkan.


“Harimau sering masuk ke kampung masyarakat, karena makanan mereka berupa babi hutan sering diburu warga,” tambah Afrilius.Kalau tidak terpaksa, harimau jarang sekali berinteragsi dengan manusua. 
Harimau yang disinyalir sudah berkeliaran  lebih dari satu Minggu.

Menurut keterangan dari pihak BKSDA Sumbar yang disampaikan oleh perwakikan Resort Solok seksi konservasi wilayah III, Afrilius Solok, bersama rekannya, Rully Permana dan Rommy Juanda, tertangkapnya satu dari dua Harimau tersebut setelah pemasangan perangkap di Jorong Rawang Gadang. Pihak BKSDA meminta masyarakat untuk menahan diri sementara waktu agar tidak beraktivitas di kawasan perladangan yang diduga menjadi daerah berkeliarannya harimau.
“Kita minta warga untuk menahan diri dulu, sampai kondisi benar-benar aman terkendali. Sebab madih ada satu ekor harimau lagi yang belum tertangkap bisa saja mengamuk,” sebut Afrilius.

Sebelumnya dikabarkan dua ekor Harimau masuk kampung di Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.
Dengan tertangkapnya satu ekor harimau yang di Jorong Rawang Gadang, berarti yang belum tertangkap adalah harumau yang berkeliaran di Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek.Diperkirakan harimau ini terpisah saat memburu mangsa berupa babi hutan pada Minggu lalu.

Sesuai informasi yang diperoleh dari Kepala jorong Rawang Gadang, Syamsuir dan sahabatnya Zainal, masyarakat dan pihaknya  melihat satu ekor Harimau di pinggir jalan Baru Danau Kembar menuju arah Pesisir Selatan  pada hari selasa tgl 02 desember 2020 sekira pukul 10.15 Wib dan melaporkan kajadian tersebut ke Kantor Kapolsek Danau Kembar dan Walinagari.

“Harimau tersebut tampak duduk santai sambil memandang ke arah jalan. Mungkin dia kelaparan,” papar Zainal.
Malam harinya bertempat di Jorong Lurah Inggu, Warga setempat Syukur dan Bapak Tap, juga melihat satu ekor harimau pada hari senin 01 Desember 2020 sekira pukul 23.00 wib dan harimau tsb memakan satu ekor itik dan satu ekor anjing peliharaan warga.


Kemudian pada Selasa siang, pihak Kapolsek dan Camat Danau Kembar bersama masyarakat, mendatangi lokasi dan menemukan jejak harimau.
Selanjutnya polisi dan masyarakat menghubungi pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Konservasi Wilayah (RKW) Solok.
“Kita meminta masyakat yang berdomisili di sekitar lokasi Jorong Rawang Gadang dan Jorong Lurah Inggu Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek dan Nagari perbatasan Air Batumbuk agar tetap waspada,” harap Kapolsek Danau Kembar, Iptu Sainol Saprianto, SH,  dan Camat Danau Kembar, Eka Saputra, S. Pd, Rabu (3/12).
Pihak aparat nagari dan Kecamatan  mendatangi lokasi bersama Bhabinkamtibmas Simpang Tanjuang Nan IV, Brigadir  Dwi Hendra dan Kanit Provos Bripka Hari Naldi. K di bantu oleh masyarakat sekitar.

Salah seorang anggota BKSDA Sumbar Resort Solok, Gusman Effendi, saat dihubungi media ini mengaku sedang berada di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, karena disana juga ada harimau masuk kampung (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here