Tanpa Kategori

Musibah Banjir dan Longsor Melanda Kabupaten Solok

×

Musibah Banjir dan Longsor Melanda Kabupaten Solok

Sebarkan artikel ini


SOLOK, JN- Musibah  seperti tidak henti-hentinya menimpa bumi Ranah Minang. Usai dihantam gempa besar pada akhir Juli 2018 lalu, kali ini musibah kembali melanda beberapa daerah di Sumbar dan Kabupaten Solok.

Di Kabupaten Solok, banjir bandang yang disebabkan hujan deras yang turun sejak Selasa sore (15/11), mengakibabkan ratusan  unit rumah warga di Salayo dan Koto Baru rusak berat, termasuk fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah berupa masjid dan mushalla, kantor Walinagari, lahan persawahan yang siap panen dan jalan raya atau juga jembatan dan juga puluhan pohon bertumbangan. Bahkan satu orang warga di Supayang dikabarkan meninggal dunia, akibab ditimpa pohon durian.

“Ya, kami dari pagi belum bisa memasak  karena lahan yang berlumpur dan ala kadarnya seperti roti dari bantuan warga. Tidak ada bantuan dari pemerintah atau partai hingga sore ini dan kasihan anak-anak kelaparan dan juga para balita,” jelas Risko (25), warga Salayo, kepada KORAN PADANG di TKP, Jum’at sore (18/11).



Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, banjir yang menerjang  Kecamatan Kubung dan musibah longsor menimpa Jorong Lubuk Selasih Nagari  Batang Barus, Kec. Gunung Talang.
Banjir bersumber dari Sungai Batang Lembang yang meluap dan tidak bisa menampung debet air. Banjir  mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 15.20 Wib sore pada hari Selasa Ketinggian air bervariasi, mulai setinggi lutut hingga mencapai  satu meter dengan membawa lumpur dan aneka sampah.

Baca Juga :
Sambut HAB 76 Tahun : MTsN 3 Solok Gelar Berbagai Kegiatan 


Setidaknya, sesuai data yang dihimpun dari BPBD, banjir disertai lumpur dilaporkan sudah merendam lebih dari 200 rumah yang dihuni lebih dari 3 ribu jiwa. Air baru surut sekitar 11 jam setelah banjir pertama menerjang atau sekitar pukul 03.00 WiB, Rabu dini hari.

Selain banjir, musibah tanah longsor juga merambah bumi penghasil bareh tanamo itu.

Peristiwa Bencana Alam Tanah Longsor dikarenakan curah hujan disertai angin kencang diJorong lubuk Selasih Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang Kabupaten Solok.


Pada hari Rabu tanggal 16 November 2022 pukul 17.30 Wib, terjadi Peristiwa Bencana Alam Tanah Longsor yang terjadi di Jorong Lubuk Selasih Nag. Batang Barus Kec. Gunung Talang Kab. Solok.


Setidaknya lokasi bencana ada di 3 titik  peristiwa bencana Alam Tanah Longsor yang diakibatkan oleh Terbannya Tanah Tebing yang berada dekat Rumah Korban.

Adapun rumah yang mengalami kerusakan yakni rumah milik Ujang Ermonadi (64), warga Jorong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok 
Kerugian Korban jiwa Nihil dan kerugiam Materi mencapai Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).

Baca Juga :
Terkait Mobil Ambulans Yang Digunakan Untuk Fitnes: Walinagari Muara Panas Balas Video Bupati Solok

Kemudian rumah milik Ifkar Santosa (60), warga Jorong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok .Korban jiwa nihil dan kerugian Materi.      ditaksir Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah)
Dan rumah milik walinagari Batang Barus Syamsul Azwar (49), dekat  Timbangan di Jrg. Lubuk Selasih Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok.
Akubat longsir tersebut kerugian materi dioerkirakan mencapai Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).

Untuk Kerugian materil keseluruhannya Kurang lebih sebesar Rp. 360.000.000,- (tiga ratus enam puluh juta rupiah).
Jajaran Polres Solok dan Kapolsek Gunung talang sudah mendatangi TKP beserta personil. Lokasi bencana juga telah dilakukan pemasangan Police Line.
Polres Solok menghimbau masyarakan untuk siap siaga antisipasi lonsor susulan.Dilakukan koordinasi dengan BPBD,Dinas PU, PLN, PDAM dan Dinas Solsial dalam rangka penanggulangan pasca terjadinya bencana lonsor. 


Kabiro umum Pemerintah Provinsi Sumbar, saat dihubungi media ini Jum”at sore (18/11) menyebutkan bahwa Pemprov Sumbar akan segera mengirim alat berat ke lokasi musibah longsor Lubuk Selasih.


“Bapak Gubernur kabarnya sudah meminta Dinas PU untuk membantu menyingkirkan material longsor di Lubuk Selasih, termasuk yang menimpa rumah Bapak Walinagari Batang Barus Bapak Syamsul Azwar,” terang Syefdinon (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *