Kerugian Ditaksir Lebih Dari Rp 100 Juta: Kandang Ayam Peternak di Koto Baru Nyaris Jadi Abu

SOLOK, JN- Sebuah Kandang Ayam Peternak milik Fondra, Warga Koto Baru, nyaris menjadi abu akibat diamuk sijago merah, pada Sabtu pagi (6/6).
Kandang ayam peternak  milik Fondra (50), yang berada di Gaga nagari Koto Baru kecamatan Kubung Kabupaten Solok itu, terbakar pada sekitar pukul 9.30 WIB dan api diduga berasal dari korsleting listrik.
Informasi yang dikumpulkan di TKP menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi di lokasi bangunan kandang milik korban Fondra yang berada di puncak Gaga, Nagari Koto Baru itu terjadi sekira pukul 09.30 Wib pagi. Api diperkirakan  berasal dari blok tengah yang ada pada bangunanan kandang ayam tersebut.
Korban mengaku, bahwa pada saat kejadian tersebut, puhaknya sedang melakukan pembenahan kandang di blok bagian atas yang rencananya akan segera diisi ayam dalam waktu dekat.
 ”Alhamdulillah saat ini kandang sedang kosong, kami masih melakukan pembenahan kandang untuk pengisian berikutnya dan keruguan bisa berkurang,” cetus Fondra.

Baca Juga :
Gubernur Sumbar dan Bupati Solok Hadiri Pengukuhan Yayasan Waqaf Berkah Bersama di Padang Belimbing

Pihaknya mengaku kaget, ketika melihat ada api di bangunan blok tengah yang terbuat dari kayu dan berisi bahan mudah terbakar dan peralatan makan dan minum ayam.
” Api berkobar dengan cepat, karena di dalam gudang tersebut banyak bahan yang mudah terbakar dan bahan-bahan plastik,” terang Fondra.

Usai mendapat laporan kebakaran, sebuah unit Mobil pemadam kebakaran Pemkab Solok dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang melanda kandang ayam tersebut dengan dibantu masyarakat sekitar.
Kadis Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, melalui Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Zulman Hendra menyebutkan bahwa api bisa dijinakan kurang dari satu jam. Hal itu dilakukan agar kobaran api tidak menyebar ke blok bangunan lainnya.
“Alhamdulillah api berhasil dijinakan kurang dari satu jam. Sehingga tidak menyebar ke bangunan lainnya yang ada di sekitar lojasi,” sebut Zulman Hendra.

Baca Juga :
Calon Wakil Walikota Solok, H Irman Yefri Adang Bagikan Buku dan Masker ke Warga Payo

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapau lebih dari Rp100 juta. Pasalnya selain menghanguskan bangunan sepanjang 20 meter tersebut, api juga menghanguskan peralatan kandang, 3 unit mesin semprot dan pencuci peralatan, televisi dan peralatan lainnya (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.