Keindahan Kabupaten Solok Bak Mutiara Dalam Lumpur

0
78

SOLOK, JN-   Untuk meningkatkan daya saing serta menyamakan presepsi dalam meyambut kunjungan wisatawan yang datang ke Kabupaten Solok, Pemerintah daerah bumi penghasil bareh tanamo itu memberikan penyuluhan tentang sadar wisata kepada pelaku wisata di Kabupaten Solok.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok, Nasripul Romika, Kamis (25/2), usai berkeliling Danau Tuo Ujung Ladang, Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok menyebutkan, bahwa Kabupaten Solok dianugerahi wisata alam yang indah, sayangnya belum dioptimalkan dengan baik. Kalau itu sudah dikelola dengan sempurna, maka Kabupaten Solok akan dikunjungi banyak wisatawan, Karena Kabupaten Solok jauh lebih indah dari pada Bali,” ujar Nasripul Romika, yang didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Elafki.

Disebutkan Nasripul Romika,, saat ini Pariwisata  Solok memang masih kurang Promosi dan fasilitas, sehingga masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal Solok secara keseluruhan. Berbagai upaya sudah ditempuh Pemkab Solok untuk mempromosikan Pariwisata Solok seperti dengan menggelar acara Sosialisasi sadar wisataserta penyuluhan ke masyarakat di objek wisata dan lain sebagainya. 

“Saya melihat Kabupaten Solok ini bak mutiara dalam lumpur, indah dan menarik, namun belum kita olah dengan maksimal. Sebab untuk mengolahnya diperlukan dana yang besar, termasuk untuk fasilitas penunjang seperti hotel, pusat oleh-oleh dan lain sebagainya,” terang Nasripul Romika.

 Dia juga berharap agar ada pihak ketiga yang mau berinves di Kabupaten Solok untuk membangun hotel dan penunjang lainnya.

Dinamika perkembangan kepariwisataan dimasa mendatang akan dihadapkan pada kompetisi yang semakin ketat, baik dalam aspek pemasaran maupun perkembangan produk. Kondisi seperti itu akan terjadi di seluruh destinasi yang ada di dunia tanpa terkecuali, termasuk Kabupaten Solok. “Kita memiliki potensi wisata yang sangat banyak untuk dikembangkan. Semua itu akan menjadi percuma,bila kita tidak melakukan perbaikan di segala bidang,seperti pembenahan sarana dan prasarana,aksessibilitas serta peningkatan SDM pariwisata yang berkualitas. Hal itu sangat dibutuhkan sinergisitas antara Dinas Pariwisata dengan Dinas terkait, seperti oleh-oleh sama Koperindag, masalah jalan sama Dinas PU, masalah keamanan sama Satpol PP dan Kepolisian serta Dinas lainnya,,” tambah Nasripul Romika.

Ditambahkan Nasripul Romika, Dinas Pariwisata Kabupaten Solok selain membenahi fasilitas penunjang objek wisata juga terus fokus pada kegiatan sadar wisata bagi pelaku atau penggiat wisata yang ada. “Setidaknya ini adalah langkah untuk membenahi pengelolaan wisata sehingga bisa berdampak positif bagi masyarakat dan daerah.

         Sementara Anggota DPRD Kabupaten Solok, Faisal Can, menyebutkan bahwa Kabupaten Solok kalau ingin bersaing dengan daerah lain dalam menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke Kabupaten Solok,para pelaku wisata harus mempunyai SDM yang memenuhi  standar minimal  dan kompeten serta seluruh pelaku wisata harus memiliki kemampuan dalam mengorganisir  dan mengedukasi orang- orang agar sadar terhadap keparsiwisataan. “Seorang resepsionis harus mampu melayani tamu dengan baik,sehingga tamu senang dan mau datang kembali. Pelayanan yang baik itu akan menjadi kenangan indah serta  membuat mereka mereka merasa sangat dihargai sebagai konsumen,” terang Faisal.

 Disebutkannya, Pariwisata itu adalah mengenai pengalaman dan kenangan apa yang kita ingat kalau datang ke tempat wisata. Oleh karena itu tempat wisata harus indah,tertib,ramah,sejuk sehingga kita mempunyai kenangan. Apa bila itu tak ditemukan,maka jangan harap wisatawan akan datang kembali (Wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here