Salingka NagariSolok RayaTanpa Kategori

Jon F Pandu Serahkan Rumah Buk Nur Aini Yang Sudah Dibedah Oleh Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam

×

Jon F Pandu Serahkan Rumah Buk Nur Aini Yang Sudah Dibedah Oleh Yayasan Generasi Peduli Sungai Nanam

Sebarkan artikel ini

SOLOK, JN- Wakil Bupati Solok Jon F Pandu, hari Minggu (19/9) menyerahkan rumah Buk Nur Aini Yang sudah dibedah dan
disponsori oleh Mahasiswa KKN UIN IB Padang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, FORKKLIP, IKLG dan Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti dan
Yayasan Generasi Peduli
Sungai Nanam.

Acara digelar di Masjid Nurul Iman, Jorong Taratak Tangah, Nagari Sungai Nanam, Kec. Lembah Gumanti Kabupaten Solok.

Dalam laporannya, Ketua Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Masriwal, MBG.S.AP, dan Ketua Dewan Pembina, Mulyono, SC, menyebutkan
bahwa proses Pembangunan Rumah Buk Nur Aini Yang Alami Gangguan Jiwa
di Dusun Puncak Ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok sudah sesuai rencana, nun saat ini mereka terkendala Upah Tukang.

“Alhamdulillah untuk proses pembangunan dan juga bahan bangunan berjalan lancar. Dan kami berterimakasih kepada Wakil Bupati Solok yang sudah bersedia hadir dan menyerahkan rumah yang sudah dibedah kepada Buk Nur Aini, ” sebut Masriwal.

Disebutkanbya, Rumah yang ditempati Buk Nur Aini atau buk Nini (40) yang tinggal bersama anaknya yang juga mengalami gangguan jiwa Neri Fidia Yanti (23), sungguh tidak layak huni. Selain sudah lapuk, atapnya juga sudah bocor dan dinding terbuat dari papan yang sudah rapuh. Rumah ini juga tidak terurus. “Jadi kami bersama Mahasiswa dan perantau serta masyarakat Sungai Nanam sepakat untuk membedah rumah beliau, ” tambah Masriwal.

Baca Juga :
Pemkab Solok Gelar MoU Dengan Pihak Balitbu dan BPTP Sumbar

Kediaman buk Nini berada di dusun Puncak ngarai,Jorong Taratak Tangah Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Nasib keluarga ini sangatlah malang.
Selain tinggal di rumah yang tidak layak huni, kalau hujan kebocoran, kalau malam dingin menusuk dan satu keluarga ini juga mengalami gangguan jiwa. Mungkin nasib keluarga ini belum tersentuh bantuan negara, baik dari pemerintah nagari atau Kabupaten, termasuk Baznas dan Dinas Sosial.

Menurut cerita warga setempat, Riki (40), Buk Nini mempunyai anak 4 orang dan suami sudah lama pergi. Adapun anak buk Nini yakni Neri yang mengalami ganguan mental dan Rafi (19) namun jarang pulang.
Sementara anak yang dibawa suami bernama Rika (17) fan Hen yang saat ini tidak ada kabar.

Baca Juga :
Mempertanyakan Kembali, Sampai Kapan Garabak Data Terkurung Dalam Keterisolasian?

Anak yang bersama Nini yakni Neri Fidia Yanti, juga sudah memiliki anak 1 orang namun suami Neri juga sudah lama tidak pulang dan merupakan orang Parak Tabu, Sungai Nanam yang bernama Eka alias Pakiah, juga mengalami gangguan mata alias rabun.

Pihaknya berharap kepada para dermawan untuk bisa menyisihkan titipan Allah SWT berupa Reski untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

“Bagi donatur dan dermawan yang ingin membantu, siilahkan kirimkan ke Rek Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam.Kec Lembah Gumanti Akta notaris Yeni Gusnita no:123 Tgl 11 Juni 2020,” jelas Masriwal.

Wakil Bupati Solok, Jon F. Pandu, pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada Pihak Yayasan Nagari Peduli Sungai Nanam dan KPM, IKTT. IKLG dan masyarakat, yang sudah ikut oeduli dalam proses pembangunan rumah buk Nur Aini hingga layak huni.

“Semoga amal ibadah Bapak ibuk sekalian dibalas oleh Allah dan teruslah peduli antar sesama, ” sebut Jon F Pandu.

Pada kesempatan itu, Jon Pandu juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga prokes dan memakai masker (wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *