Ikan Larangan Menjadi Aset Utama Nagari Batu Bajanjang

0
1013

Ikan Larangan Menjadi Aset Utama Nagari Batu Bajanjang

SOLOK, JN-Keberadaan ikan larangan jenis gariang yang baru berusia sekitar satu tahun dengan rata-rata berat sekitar 0,5 hingga 1 Kg per ekornya di sepanjang aliran sungai di Batu Bajanjang, kecamatan Tigo Lurah, diyakini akan menjadi aset utama nagari itu.

Ikan larangan yang mulai diberlakukan sejak satu tahun lalu ini, diperkirakan akan panen lebaran tahun 2018, dengan produksi panen lebih dari 20 ton. “Kami bersama masyarakat selalu menjaga ikan larangan ini dan ikan ini dibiarkan berkembang biak di sepanjang sungai sekitar 8 KM di nagari Batu Bajanjang dengan melintasi 6 Jorong mulai dari Pangka Pulai, Jorong Kampuang Tangah, Jorong Sabi Aie, Jorong Muaro, Jorong Panariak, Jorong Batu Bagantuang dan Jorong Koto Tuo. Masing-masing jorong dilintasi 1,5 KM ikan larangan,” jelas Walinagari Batu Bajanjang, Dahrul Asri, Rabu (1/2). Walinagari yang ingin membawa Batu Bajanjang sejajar dengan nagari lain yang ada di Kabupaten Solok, sangat menyadari bahwa untuk membangun nagari terisolir diperlukan SDM dan juga SDA yang handal. “Kami kurang memiliki SDM karena wilayah kami jauh dari kota, namun kami ingin pemerintah memperhatikan nasib warga kami, seperti membangun jembatan dan jalan yang kondisinya ala kadarnya, sangat bertolak belakang dengan kecamatan lain di Kabupaten Solok,” sambung Dahrul Asri, yang diamini seluruh Kasi di nagari setempat, saat meninjau lokasi ikan laranga di jorong Batu Bagantuang, kemaren.

Saat ini di Batu Bajanjang, rata-rata masyarakat gagal panen karena hujan tidak turun selama hampir 8 bulan. Untungnya ekonomi masyarakat dibantu dengan panen buah durian dan manggis. “Di Kabupaten Solok penghasil buah manggis yang terbeas mungkin di Batu Bajanjang ini. Karena jaraknya jauh dari kota dengan kondisi jalan buruk, maka kami hanya menjual harga manggis sekitar Rp 20 hingga 25 ribu per kilonya,” jelas Dahrul Asri. Padahgal menurutnya, harga manggis  normal di pasaran antara Rp 40 hingga 45 ribu perkilonya. Untuk itu, Dahrul Asri yang mewakili masyarakat setempat, berharap agar pemerintah segera memperbaiki akses jalan di Batu Bajanjang dan sekitarnya (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here