H. Gusmal: Satu Orang Warga Surian Kabupaten Solok Dinyatakan Positif Covid-19

0
631

SOLOK, JN- Setelah satu orang warga Nagari Paninggahan, Kabupaten Solok, dilaporkan positif Corona saat pulang kampung dari Tanggerang, Rabu 8 April lalu, maka satu lagi warga Kabupaten Solok dinyatakan positif Covid-19.
Warga Kabupaten Solok tersebut berinisial SF (77), asal Gaduang, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin.
 SF divonis positif covid-19, sesuai hasil sampel swab dari laboratorium Unand Padang.”Kita perlu lebih waspada lagi dan lebih meningkatkat kehati-hatian karena daerah kita sudah ada yang dinyatakan positif. Kemaren dari Paninggahan dan hari ini dari Surian,” terang Bupati Solok, H. Gusmal, saat menggelar Jumpa Pers dengan awak media, Kamis malam (16/4), bertempat di Guest House, Arosuka.
Selain Bupati Solok, tampak hadirWakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, S.IK, Dandim 0309/Solok Letkol ARM Reno Triambodo, Asisten 1 Pemkab Solok, Edisar dt. Manti Basa, Asisten II, Medison, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Marzetty Marwazi, Kabag Humas, Syofiar Sam dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Gusmal, menceritakan kronologis pasien SF, dimana pada Senin 13 April 2020, SF datang ke dokter praktik di Surian dengan ditemani menantunya. Ternyata, menantu tersebut merupakan seorang perantau dari Jakarta. Saat menangani pasien tersebut, dokter hanya menggunakan masker kain biasa. 
“Waktu itu pasien hanya mengeluhkan sakit di lengan kiri. Tidak ada gejala batuk, sesak napas atau lainnya. Suhu tubuh pasien saat itu menurut catatatan 37 derajat celcius. Penyakit penyerta pasien, memiliki riwayat sakit jantung dan hipertensi, yang sudah dideritanya selama 5 tahun,” terang Gusmal.
Selanjutnya pada Selasa tanggal 14 April, pasien berobat ke RSUD Arosuka dengan keluhan nyeri perut dan sakit di bagian ulu hati. Pasien SF ini diantarkan oleh keluarga ke Arosuks. Oleh pihak rumah sakit, pasien langsung diisolasi di RSUD Arosuka. Kemudian tanggal 15 April, didapat info dari surveilance tentang satu orang ODP. Lalu, diambil sampel swab, serta dikirim ke Labor Unand. Keudian hari ini kita mendapat hasilnya bahwa pasien positif covid-19,” terang H. Gusmal.
Pada saat yang bersamaan yakni Kamis siang, sekira pukul 12.00 Wib, pasien SF minta pulang secara paksa. Pasien mengancam akan berbuat keributan jika tidak diizinkan pulang. Akhirnya, pasien dan RSUD Arosuka meneken surat perjanjian. Kemudian disarankan untuk isolasi mandiri di rumah.
Namun sore tadi, keluar hasil dari Labor Unand yang menyatakan hasilnya positif.

Bupati Solok itu juga menegaskan bahwa terhadap pasien akan dikenakan prosedur perawatan. Gusmal menyatakan pihak keluarga menolak pasien dibawa. Pihaknya kemudian meminta bantuan ke pihak Polres Arosuka dan Kodim 0309/Solok agar pasien segera dibawa Kamis malam.
Kepada warga kita tersebut, akan diupayakan dirawat di RS M Djamil Padang atau RS Ahmad Mochtar Bukittinggi ataupun RS Semen Padang. Jika semuanya penuh, akan dirawat di RSUD Arosuka. Kemudian, seluruh keluarga dan siapa saja yang pernah berinteraksi dengan pasien itu, untuk diperiksa atau rapid test.
Dandim 0309/Solok Letkol ARM Reno Triambodo, pada kesempatan itu menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan upaya agar segera membawa pasien tersebut dari Surian dan dibawa ke RSUD Arosuka. Reno juga berharap, seluruh rekan-rekan media untuk mensosialisasi ke masyarakat, dengan memberikan pemberitaan yang baik.

“Kita bersama Pemerintah daerah dan kepolisian dan masyarakat akan mengupayakan agar pasien segera ditangani sesuai dengan protokol penanganan pasien positif Covid-19. Dan ini tentu akan kita bicarakan dengan keluarga dan Pemerintah nagari,” sebut Letkol ARM Reno Triambodo.

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho menyatakan pihaknya akan senantiasa menjdi garda terdepan dalam Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Solok. Sehingga, masyarakat bisa lebih tenang dan menghadapi masa pandemi ini.
Walinagari Surian, Yusri dan Camat pantai Cermin, Crismon Dharma, juga membenarkan bahwa memang ada warganya yang dinyatakan positif Covid-19 oleh Labor Unand.”Dengan adanya kejadian ini, tentu kita lebih waspada dan setiap keluarga yang beriteraksi dengan pasien, tentu harus mengikuti rapid test, demi menjaga keselamatan bersama,” sebut Yusri.

Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin yang juga Kepala Posko Utama penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, juga meminta agar seluruh elemen bergerak maju dan kompak mengahadapi Covid-19. Masyarakat butuh informasi yang valid dan menyejukkan.
Menurut Yulfadri Nurdin, kita harus bergerak bersama dan kompak. Sehingga, wabah ini bisa kita lalui dengan baik dan juga beri informasi yang menyejukan kepada masyarakat.
“Kalau kita sudah mematuhi aturan yang ada, maka kita optimis covid-19 ini segera berakhir di Kabupaten Solok,” sebut H. Yulfadri Nurdin (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here