Diguyur Hujan Deras, Air Batang Lembang Meluap, 56 KK Terendam Banjir

0
887
SOLOK, JN– Tingginya curah hujan, menyebabkan sungai Batang Lembang meluap, Minggu (10/12) dini hari. Genangan air disejumlah titik di Kota Solok merendam rumah warga, banjir ini cukup parah, semalaman warga yang tekena dampak sibuk membersihkan rumahnya dari genangan air dan lumpur, meskipun begitu pada pagi harinya banjir berangsur surut.
Pantauan Koran Padang, luapan sungai terjadi di Kecamatan Lubuk Sikarah, yakni di Kelurahan, Tanah Garam, di Banda Panduang, terdapat pohon tumbang yang menghambat dan sudah dibersihkan oleh pihak BPBD Kota Solok dan sejumlah relawan, di Padang Galundi, rumah terendam di Rt1/Rw2, sebanyak 2 kepala keluarga dan 7 jiwa, di Perumahan Nusa Indah 2, rumah terendam sebanyak 7 KK atau 24 jiwa, dan di Ampang kereta api, rumah terendam  sebanyak 9 KK atau 30 jiwa terkena dampak banjir, di kelurahan, Simpang Rumbio, rumah terendam di rt1/ rw1 4 KK 19 jiwa.
Sementara di Kecamatan Tanjung Harapan terjadi longsor di kelurahan Laiang Pasia yang menutupi jalan, sementara banjir merendam sebanyak 3 rumah atau 20 jiwa, dan sebuah jembatan kecil ambruk. Kemudian di kelurahan. Tanjung Paku, rumah terendam di rt1/rw3 sebanyak 4 KK sebanyak 11 jiwa. di rt2/ rw3 15 KK sebanyak 81 jiwa dan terdapat 4 balita, di rt3 rw3 sebanyak 9 rumah, 40 jiwa, 3 rumah 15 jiwa dan di kelurahan Nan Balimo di rt2/ rw2 rumah terendam  berdampak 6 KK, 16 jiwa.
Dari data sementara BPBD Kota Solok, total terdampak sebanyak 80 Jiwa atau 22 KK di Kecamatan Lubuk Sikarah dan 168 Jiwa atai 34 KK di Kecamatan Tanjung Harapan dengan total keselurahan sebanyak 56 KK atau 248 Jiwa.
Banjir juga terjadi di sejumlah titik lokasi lainya yang dilewati aliran batang lembang. Ketinggian air mencapai kisaran 1 meter dengan jarak 10 meter dari tepi sungai. Sementara di perumahan warga ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Walikota Solok Zul Elfian bersama Wakil Walikota Solok Reinier, meninjau langsung lokasi yang terdampak luapan air batang lembang yang meningkat, akibat hujan, sekaligus mengarahkan dan memberi instruksi penangganan, bersama sejumlah tim BPBD, Damkar dan SKPD terkait lainya. Walikota mendesak jajaranya untuk bergerak cepat menanggulangi bencana banjir.
”Warga yang terkena banjir adalah yang tinggal didekat sungai batang lembang, jajaran terkait segera melakukan tindak penangganan, serta bergerak cepat menanggulangi banjir ini,”kata Zul Elfian.
Sementara Reinier dalam tinjauanya meminta seluruh SKPD terkait setelah banjir reda, untuk segera membersihkan kawasan yang terkena musibah. Dengan membersihkan sungai dan gorong – gorong, serta lumpur akibat longsor.
“Kita harus segera turun ke lapangan untuk menemui warga yang tertimpa musibah. Dinas Kesehatan juga harus segera memantau kesehatan masyarakat dan sekaligus melakukan langkah antisipasi kemungkinan timbulnya penyakit dari dampak banjir ini, kesiapsiagaan kita itu yang paling penting,”kata Reinier (Govan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here