Diduga Akibab Sopir Mengantuk, Truk Hino Seruduk Bangunan Warga

0
609
PAINAN, JN– Satu unit truk Hino dengan nomor polisi (Nopol) BA 9083 AU, pengangkut pupuk bersubsidi mengalami kecelakaan tunggal, hingga seruduk rumah toko (Ruko) busana milik Parlina (42) dan bangunan usaha perabotan milik Radial (47), di sekitaran jalan nasional Padang Bengkulu, tepatnya di Kawasan kampung Panai, simpang SMPN 1 Linggosaribaganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Jumat (8/12).
Kapolsek Linggosaribaganti, AKP Yohanes, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.45 WIB dini hari. Truk Hino yang dikemudikan oleh Watta Herman (40), warga kampung Juar Tanjung, koto VII Ampalu, kabupaten Sijunjung, diduga dalam keadaan mengantuk. “Supir diduga mengantuk, truk datang dari arah Padang hendak menuju Bengkulu dan menabrak dua bangunan milik warga setempat. Akibatnya pemilik bangunan mengalami kerugian sekitar puluhan juta rupiah,” terang Yohanes, saat dihubungi Wartawan di Painan.
Dijelaskannya, setelah kejadian itu, truk sudah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak Kepolisian setempat. Begitupun dengan sang supir, saat ini tengah menjalani perawatan di Puskesmas Air Haji, dikarenakan mengalami luka ringan di sejumlah bagian tubuhnya.
“Kejadian ini, murni laka tunggal. Sebab, supir mengalami out control saat mengemudi. Sehingga tak dapat mengelak dan menabrak dua bangunan milik warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, saat itu warga hanya dikagetkan dengan dentuman keras dari pinggir jalan,” jelasnya.
Menurut Kapolsek, atas kejadian itu pemilik bangunan yang merupakan warga Kampung Panai Air Haji itu, meminta pertanggung jawaban sang supir. Sebab, ruko dan perabot tersebut, merupakan pusat peruntungan kegiatan usahanya sehari-hari.
“Upaya ganti rugi ini, sudah dalam penanganan pihak kita. Nanti berapa total kerugiannya akan segera kita tindak lanjuti dengan yang bersangkutan,” tutupnya. Sementara itu, menurut Radial (47), pemilik usaha bangunan perabotan mengatakan, akibat kejadian itu, ia memgalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Sebab, selain kerusakan pada bagian bangunan usahanya, kerusakan juga terjadi pada lemari, sofa dan kursi yang baru dibuat untuk pesanan konsumen. Hal senada juga dikatakan, Parlina (42), pemilik toko Busana, menurutnya kecelakaan tersebut menimbulkan kerusakan pada pagar bangunan tokonya. Tak hanya itu, teras bangunan pada toko miliknya juga ikut ambruk, sementara lantai juga hancur. Dalam taksirannya kerugian mencapai Rp65 juta (Okis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here