Bupati Gusmal Ekspose Kabupaten Solok Menuju Smart City

0
184


JAKARTA,  KP-  Bupati Solok,  H.  Gusmal bersama para Kepala SOPD dan Kepala Badan Balitbang Pemkab Solok,  menggelar acara Ekspose Kabupaten Solok menuju Smart City, bertempat di Gedung Nusantara Hall Ace BSD,  Tanggerang, Rabu (12’/12).

Acara yang akan digelar hingga Jum’at 14 Desember 2018 itu, Gusmal menyebutkan bahwa dengan adanya Smart City,  maka pihaknya bermaksud ingin memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dalam membangun 4 pilar pembangunan, berupa SIMRS (SAIYO), SIKDA Generik (Puskesmas), GO DUKCAPIL (Dinas Capil) serta Pelayanan perizinan online oleh Dinas PTSP. 

Dengan terpilihnya Kabupaten Solok menjadi 50 kota/kabupaten yang akan bertransformasi menjadi smart city di seluruh Indonesia, maka diharapkan Smart City ini berdampak baik bagi pelayanan ke masyarakat di Kabupaten Solok. 

“Gerakan Smart City ini sudah diselenggarakan secara bertahap sejak tahun 2017 hingga Tahun 2019 termasuk  Kabupaten Solok,  diharapkan adanya seratus  Kota/ Kabupaten yang dapat dijadikan teladan dalam mengimplementasikan Program Smarl City,” jelas Gusmal. 

Bupati Gusmal mengaku siap menuju 100 smart city. Gusmal juga menyebutkan bahwa Kabupaten Solok yang merupakan daerah dengan topografi yang spesifik itu, harus memiliki planning pembangunan. Dengan smart city diharapkan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat. 

Bahkan Pemkab Solok menurut Gusmal,  sudah melakukan MoU dengan Ditjen Aplikasi lnformatika, Kementerian Komunikasi dan lnformatika dengan Pemerintah Daerah Kota/Kabupaten yang terpilih, oada bulan Mei 2018 lalu bertempat di Hotel Redtop, Jakarta.

“Kita harus punya master plan karena pembangunan smart city adalah sebuah penghargaan. Kita juga harus memanfaatkan kesempatan itu, karena memiliki  kesiapan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), memiliki ruang dari APBD, sampai pola pikir dari pemimpin daerah.” terang Gusmal. 

Sebelumnta Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, pemanfaatan teknologi beriringan dengan tumbuhnya pengguna internet di Indonesia. Dengan melakukan digitalisasi, kata dia, maka  bisa sharing informasi, dimana itu bisa diakses di mana saja melalui gadget maupun aplikasi. “ Dengan smart city, pemerintah bisa jadi lebih efektif, bisa meningkatkan potensi di daerah, sampai meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Semuel (wandy) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda