Bupati Dan Wakil Bupati Kunjungi Lokasi Kebakaran

0
1106

SOLOK, JN- Bupati dan Wakil Bupati Solok, meninjau secara langsung ke lokasi musibah kebakaran yang terjadi di 4 titik di Kabupaten Solok pada Jum’at lalu (20/1). Bupati Solok, H. Gusmal, usai melaksanakan shubuh berjamaah di Muara Panas, Jum’at pagi langsung turun ke SMK Negeri 2 Gunung Talang untuk menyaksikan bekas kebakaran menimpa sekolah tersebut, Jum’at dini hari. Akibab kebakaran tersebut, kerugian ditaksir Rp 1 Milyar.

Sementara Wakil Bupati Solok, Sabtu siang, juga turun ke lokasi kebakaran yang menimpa Pondok Pesantren M. Natsir, di Batu Bagiriak, Alahan Panjang yang merupakan Pompes yang juga disebut panti asuhan tersebut. Hadir bersama Wabub Solok, Wakil ketua DPRD kab Solok, Yondri Samin, Camat Lembah Gumanti, Zaitul Ikhlas, Pimpinan Pondok pesantren, M. Natsir,  Darman, Kepala Sekolah MTS M. Natsir, Musnir serta para majelis guru di pompes M. Natsir.

Dalam kunjungan tersebut, Pimpinan Ponpes, M. Natsir, Darman kepada Wakil Bupati Solok menyebutkan bahwa kejadian terjadi sekitar habis Shalat Isya di mana api berasl dari kantin dengan menghanguskan 2 unit lokal dan 1 kantin. Darman yang juga alumni sekolah tersebut menjelaskan bahwa alumni tergerak untuk membantu membangun lokal yang terbakar, dengan menjalankan sumbangan kepada masyarakat. “Kami bertekat untuk mendukung program subuh berjema’ah dan magrib alquran, kami di pondok pesantren selalu sholat berjemaah 5 waktu dan juga dapat kami laporkan kepada bapak wakil bupati, kita di pondok pesantren telah melakukan kerja sama dengan Universitas Andalas dengan didirikannya pusat alih teknologi pertanian,” jelas Darman. Disebutkannya, saat ini jumlah anak  asuhan sebanyak 152 orang

Wabup Solok, Yulfadri Nurdin, SH, dalam arahannya menyampaikan bahwa semua musibah datang dari Allahdan semua kita harus bersabar waktu diuji. “Musibah yang terjadi kemaren ini merupakan sebuah ujian kepada kita semua untuk nenguji keimanan kita kepada Allah. Pemda Kabupaten Solok mendukung sepenuhnya apa yang sedang di gagas oleh segenap pengurus dan santriwan di Pondok Pesantren  M. Natsir. Mudah-mudahan  Pondok Pesantren M Natsir ini, menjadi pondok pesantren yang maju dan manjadi contoh bagi pondok pesantren yang lain hendaknya,” jelas Yulfadri Nurdin. Ditambahkan Wabub, Insyaalah pemerintah daerah akan membantu pondok pesantren ini. Dijelaskan Wabub, saat ini banyak hal hal negatif yang akan merusak generasi muda kita, maka dari itu dengan pendidikan di pondok pesantren akan membentuk diri kita menjadi generasi penerus yang mempunyai ilmu agama.

Usai meninjau kebakaran di Pompes M. Natsir, Wabub langsung mengunjungi lokasi kebakaran di Muara Panas Bukit Sundi dan juga berharap Dinas terkait segera membantu warga yang dapat musibah kebakaran di Muara Panas (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here