Agus Syahdeman Siap Maju Menjadi Caleg Anggota DPRD Sumbar 2019

0
2221

SOLOK, JN- Mantan Calon Bupati Solok priode 2016-2021 lalu, Agus Syahdeman, SE, ternyata tidak akan berhenti ikut mengikuti perkembangan politik yang terjadi di Sumatera Barat dan tanah air.
Saat berbincang dengan KORAN PADANG di Taman Rekreasi Kolam Renang dan Istana Bermain yang dikelolanya, di Talang pada Minggu siang (5/11), Agus Syahdeman menyatakan bahwa dirinya akan maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sumbar pada Pileg 2019 mendatang. “Ya, saya akan maju menjadi calon anggota DPRD Provinsi Sumbar tahun 2019 mendatang karena banyak kader Demokrat yang meminta dan pendukung yang setia kepada saya waktu Pemilihan Bupati dulu masih setia,” jelas Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok itu, optimis.

Meski diakuinya bahwa pada pileg 2019, lawan-lawan yang akan dihadapi sangatlah berat, namun dia optimis masyarakat Kabupaten Solok, terutama kader Demokrat mendorongnya untuk maju sebagai wakil dari dapil 7 Sumbar. Sebelumnya Agus Syahdeman memang sempat terdengar akan berhenti terjun ke dunia politik, namun menurutnya pihaknya akan lebih bisa berbuat banyak kalau mempunyai wadah untuk membangun. Disebutkan Agus Syahdeman, terjun ke kancah politik itu terkadang bisa membuat orang bisa menyalurkan aspirasinya dengan baik dan terkadang malah bisa membuat manusia bisa menjadi buas.

“Ya saya katakan demikian, kalau tujuan orang terjun berpolitik untuk menyalurkan aspirasi positif, ya pasti hasilnya akan baik. Namun terkadang banyak orang yang lupa diri setelah masuk dan menjadi pengusa di dunia politik, walau itu tidak semuanya,” jelas Agus Syahdeman. Mantan anggota DPRD Kabupaten Solok priode 2009-2014 serta 2014-2019 ini, namun mengundurkan diri tahun 2015 karena maju sebagai Balon Bupati Solok, namun kalah oleh pasangan H. Gusmal dan Yulfadri Nurdin, bercerita banyak pahit manisnya duduk di dunia politik. “Saya katakan, kalau berpolitik di zaman nabi, itu banyak untuk hal yang positif. Tetapi kalau sekarang banyak sesi negatifnya, karena kadang banyak manusia yang lupa akan kodratnya setelah jadi penguasa di dunia politik, terkadang sikut teman dan mudah berjanji tanpa ditepati. Padahal kalau orang Islam tidak menepati janji, dalam agama itu disebut munafik,” papar Agus Syahdeman.

Semenjak Agus Syahdeman diamanati untuk memikul gelar Imam Bandaro dalam suku Kutianyia Nagari Talang, prilaku Agus Syahdeman banyak berubah dan lebih dekat kepada agama. Bahkan sempat terlontar dari mulut Agus Syahdeman untuk menjauhi dunia politik dengan cara melepas Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Solok.
Saat ini, setelah gagal menjadi Bupati Solok pada Pilkada lalu, hari-hari Agus Syahdeman dihabisi dengan mengurus usaha kolam renang yang dirintisnya sejak setahun silam. Selain itu, Agus Syahdeman juga mengelola bisnis pemancingan yang juga tidak jauh dari kolam renangnya. “Yang terpenting hidup ini harus banyak bersyukur dan jangan suka mengeluh. Semua skenario kehidupan ini sudah ada yang ngatur, dan kita tinggal menjalani saja. Yang penting kita wajib berusaha dan berjuang,” jelas Agus Syahdeman
Diakhir ceritanya, Agus Syahdeman menyebutkan bhawa untuk berbuat ke masyarakat disaat tidak menjabat, tidaklah mesti dengan jabatan. Dengan memberi masuk murah ke kolam renang yang dia kelola saja, berarti sudah berbuat baik, dimana masuk ke kolam renangnya cukup membayar Rp 5 ribu saja dan sudah bisa membantu masyarakat kurang mampu (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here