Terkait Mobil Ambulans Yang Digunakan Untuk Fitnes: Walinagari Muara Panas Balas Video Bupati Solok


SOLOK,  JN- Wali Nagari Muaro Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Ferri Effendi, membuat rekaman video klarifikasi, terkait video Bupati Solok Capt. Epyardi Asda, M.Mar, terkait penarikan mobil ambulans Nagari Muaro Paneh dan 8 mobil ambulans nagari lainnya di Kabupaten Solok.

Dalam video itu,  Ferri Effendi menyebutkan dalam rekaman yang berdurasi 20 menit 50 detik yang dibuat Ferri Effendi, bukanlah bentuk sebagai tandingan terhadap video yang dibuat Epyardi Asda yang beredar luas di media sosial.

“Video ini bukan untuk tandingan kepada Bupati Solok,  tetapi untuk meluruskan hal yang sebenarnya dan ingin menjelaskan secara rinci, ” sebut Ferri Effendi, Munggu (13/6).

Dalam video tersebut, Ferri Effendi, juga membantah kalau dia tidak mau meminjamkan mobil ambulans kepada lawan politiknya. “Tuduhan itu tidak benar dan saya siap dipertemukan dengan orang tersebut kalau mereka merasa dirugikan,” tutur Ferri Effendi.
Pihaknya juga mengaku tidak ada sok-sokan dan patentang patenteng di nagari kepada warga dengan menggunakan mobil ambulans seenaknya.  Namun pihaknya juga tidak membatah kalau pernah menggunakan ambulans untuk fitnes, itupun kalau hari hujan dan cuaca buruk. Tetapi juga digunakan untuk kepentingan di dalam nagari,  seperti membawa orang sakit dan membawa mayat ke TPU kalau jauh dari rumah duka.

Baca Juga :
Gubernur Sumbar H. Mahyeldi Melayat ke Rumah Duka Ketua Kadin Kab. Solok H. Syafrizal Ben


Ferri Effendi juga meminta maaf kepada 8 nagari yang ambulansnya ditarik ulah prilakunya disorot tajam bupati. 


Idealnya kalau mobil ambulans mau ditarik juga,  sebaiknya mobil mobil ambulans nagari Muara Panas saja,  nagari lain tidak usah karena akan merugikan masyarakat dan gunanya sangat banyak. 
“Harusnya mobil nagari saya saja yang ditarik,  itupun kalau saya dianggap melanggar,  bukan imbasnya ke nagari lain, ” papar Ferri Effendi.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa Bupati dipilih masyarakat dan dia sebagai walinagari juga pilihan masyarakat. 
Kepada Bupati,  Walinagari juga berpesan agar melupakan masa Pilkada. “Biduak lalu kiambang batawik. Lupakan Pilkada dan perbedaan,  mari saling merangkul.  Kalau tidak kapan lagi Bapak Bupati mau membangun Solok, ” harap Ferri Effendi.

Baca Juga :
PPID Unand Berkomitmen Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik Gandeng KI Sumbar


Dia juga meninta Bupati untuk membangun jalan nagari Muara Panas yang sudah rusak bertahun-tahun.  Walinagari tegas ini juga menyebutkan sudah sering dituntut masyarakat terkait buruknya akses jalan Kabupaten di depan kantor Walinagari dan kantor camat (wandy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.