Anggit Kurniawan Nasution Sandang Gelar Raja Sakti dan Boru Lubis untuk Cherish Hariette Mokoagow

0
52

LUBUKSIKAPING, JN- Penobatan gelar Raja Sakti kepada Anggit Kurniawan Nasution dan Boru Lubis kepada istrinya Cherish Hariette Mokoagow berlangsung sakral melalui rangkaian prosesi adat di kampung halaman Nagari Koto Nopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Sabtu (10/4/2021) kemarin.

Dalam rangkaian acara itu Anggit tampak gagah dengan pakaian adat mandailing dan Cherris tampak anggun dengan balutan pakaian adat mandailing.

Anggit Kurniawan Nasution merupakan putra ke tiga dari H. Hasbullah Nasution dan suami dari cheris harriatte yang merupakan Anggota DPD RI dapil Sulawesi Utara, penobatan ini dihadiri oleh tokoh adat, alim ulama, keluarga besar serta masyarakat setempat. Didalam proses pelaksanaan penobatan ini tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Cherish Hariette Mokoagow merupakan senator Sulawesi Utara (Sulut) asal Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang dinikahi Anggit Kurniawan Nasution di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (8/1/2021) lalu.

Pantauan dilapangan, acara adat ini berlangsung aman dan lancar tanpa kendala apapun dari awal pelaksanaan sampai acara selesai, turut hadir Direktur RSUD Lubuk Sikaping dr Yong Marzuhaili, mantan bupati pasaman H Yusuf Lubis. 

Dalam sambutannya Yusuf Lubis mengatakan, tidak pernah membayangkan sebelumnya akan memperoleh menantu seorang anggota DPD RI yang berasal dari salah satu Provinsi di Indonesia. 

“Saya pribadi tidak pernah membayangkan sebelumnya dan turut bangga memiliki menantu seorang anggota DPD RI, dan dengan penobatan Anggit dan Cherish Harriate sebagai menantu, tradisi adat ini akan lebih di kenal secara luas dan nasional,” kata Yusuf Lubis.

“Tentunya hal ini bisa juga dilakukan berkat  dukungan rekan-rekan media yang turut hadir dalam acara ini” 

Proses penobatan ini juga diiringi oleh dengan menampilkan kesenian daerah seperti gondang sambilan, manortor dan berbagai kegiatan adat lainnya. 

Penobatan gelar Raja Sakti untuk Anggit Kurniawan Nasution dan pemberian gelar Boru Lubis untuk Cherris diawali dengan rangkaian adat mandailing dari Mancalong (mempersiapkan bahan), manortor, Mangkoyok korbo dan 

Patuaekon namaradat di halaman Masjid Raya Koto Nopan Rao Utara.

Patuaekon markotom (melepas masa muda menjadi pasangan suami istri), kemudian pemangku adat mengambil batu naidoak lima buah. 

Dimana kemudian dibagi ke tangan kedua mampelai dengan harapan mendapatkan 2 anak perempuan 3 laki-laki sebagai penerus generasinya.

Permintaan keturunan lima orang ini disaksikan oleh tokoh adat, sembilan raja dan masyarakat setempat dihalaman Masjid Koto Nopan.

Selanjutnya dengan rangkaian kegiatan menyiram pat (kaki) dan mangupa-upa (pemberian golar simatobang) serta ditutup dengan doa selamat.(nst)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here