111 Atlit dan 8 Pelatih di Kabupaten Solok Terima Bonus Tambahan

0
618
SOLOK, JN-Jelang idul fitri 1439 H, pemkab Solok kembali menyerahkan Bonus dan uang pembinaan 111 orang atlit dan 8 orang pelatih yang meraih medali pada Porprov 2016 silam. Bonus tambahan dan uang pembinaan dengan total nilai sebesar Rp. 96 juta lebih tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Solok Gusmal yang didampingi ketua KONI Kabupaten Solok Guest House Arosuka, Rabu (6/6). 
Selain Bupati Gusmal, turut hadir dalam kegiatan itu Senator DPD RI Nofi Candra, Ketua TP PKK Kab. Solok Hj. Desnadevi Gusmal, Kadis pendidikan Pemuda dan Olahraga Zulkisar, kadis Pariwisata Yandra, Kadis PU Efia Vivi Fortuna, Forkompinda Kabupaten Solok, pengurus KONI dan para pengurus Cabang Olahraga se Kabupaten Solok.
Dalam laporannya, Ketua Koni Kabupaten Solok, Rudi Cader Horizon menyebutkan, bahwa pemberian bonustersebut merupakan tambahan dari bonus yang telah diterima usai porprov 2016 lalu. Tambahan tersebut masing-masing untuk peraih medali emas sebesar Rp.10 Juta, medali perak Rp. 3,5 juta dan perunggu sebesar Rp. 2 juta. “Pemberian bonus ini sesuai komitmen kita kepada para atlit dan pelatih, agar lelah perjuangan mereka pada porprov lalu yang belum erbayarkan,” jelas Rud Horizon.
 
Selain bonus, para atlit dan pelatih penyumbang medali ini juga menerima uang pembinaan bulanan yang diterima dari bulan Januari sampai Juni 2018. “Kita satu-satunya daerah yang memberikan uang pembinaan bulanan kepada para atlit dan pelatih. Karena dana hibah Koni baru cair, makanya untuk tahun ini baru bisa kita bayarkan sekarang,”  jelasnya.
 Rudi mengaku optimis jika pada gelaran Porprov di Kab. Padang Pariaman di akhir tahun nanti, Kabupaten Solok akan mampu menggapai prestasi lebih dari tahun lalu. Bahkan jika pada porprov dua tahun lalu kabupaten Solok hanya mampu bertahan di peringkat 7, pada porprov mendatang pihaknya menatgetkan mencapai 5 besar untuk porprov mendatang.
Pemberian bonus tambahan dan uang pembinaan tersebut juga mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI Nofi Candra, menurutnya olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan suatu daerah. Karena pembinaan olahraga harus sejalan dengan pelaksanaan  pembangunan sektor di negara.
Bupati Solok, H. Gusmal, mengatakan kondisi keuangan daerah yang sulit, membuat pembagian bonus tambahan bagi para atlit berprestasi berkali-kali molor. Sejatinya kata Bupati, pembayaran bonus ini sudah dibayarkan tahun lalu, namun banyaknya pembiayaan yang lebih prinsip sehingga baru bisa dibayarkan dengan anggaran 2018 ini. “Kita berharap pemahaman semua pihak terhadap kondisi keuangan daerah yang terbatas. Saya minta ketua Koni menjalin komunikasi intensif dengan ketua dan anggota DPRD kabupaten Solok. Karena tanpa adanya perhatian dari DPRD anggaran yang ada akan sulit diwujudkan,” terang Gusmal.
Bupati juga berharap target yang telah oleh KONI ditetapkan dapat tercapai. Selagi semua pelaku olahraga di daerah itu bisa menjaga konsistensi dan komitmen untuk kemajuan olahraga Kabupaten Solok. Bupati juga beroesar agar atlit jngan dengarkan iming-iming daerah lain. Karena kabupaten Solok memegang komitmen untuk pembinaan berkelanjutan.
Pembayaran bonus dan uang pembinaan itu praktis mendapat respon positif dari para atlit. Betapa tidak, kucuran dana tersebut ibarat tetesan air di padang pasir. “Terima kasih kepada KONI dan Pak Bupati, apalagi sebentar lagi mau lebaran, ini sangat berarti bagi kami. Semoga ke depan kami bisa mengangkat prestasi Kab. Solok ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Jean Retno Purnomo salah seorang atlit Wushu Kab. Solok dengan mata berbinar-binar (wandy/syafri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here