SOLOK, JN– Masjid Al Muhajirin Komplek Griya Indah Surau Kajai, Kelurahan Tanah Garam  diresmikan oleh Walikota Solok H. Zul Elfian pada Jumat  (7/8).


 Peresmian ini ditandai dengan pembukaan selubung pada papan nama oleh Anggota DPRD Kota Solok, Nasril In Dt Malintang Sutan, SH.
Tampak hadir dalam acara peresmian selain Walikota Solok, H Zul Elfian,SH, yakni Anggota DPRD Kota Solok Nasril In Dt.Malintang Sutan SH dan Rusdi Saleh, unsur Forkopimda Kota Solok, Kepala kantor Kemenag Kota Solok Eri Iswandi, Camat Lubuk Sikarah Novri Aprilizen, Lurah Tanah Garam Asril,SE dan undangan lainnya.
Anggota DPRD Kota Solok Nasril In Dt Malintang Sutan,SH pada kesempatan itu mengatakan, bahwa dalam ajaran Agama Islam, Masjid merupakan sebaik-baik tempat di muka Bumi, dimana banyak kegiatan yang bisa dilakukan di dalam masjid.
“Pembangunan sarana keagamaan, khususnya mesjid atau mushola, merupakan salah satu wujud nyata upaya umat islam dalam membina hubungan antar manusia serta hubungan manusia dengan Allah Sang Maha Pencipta. Selain itu juga untuk mendidik dan melatih serta membentuk umat yang Islami, menguasai Iptek dan Imtaq serta diharapkan siap dan mampu menghadapi persaingan global yang semakin keras,” sebut Nasril In Dt Malintang Sutan.
 Disebutkannya  bahwa dengan diresmikannya Masjid ini diharapkan dapat menumbuhkan suasana baru dalam beribadah dan terpenuhinya kapasitas sesuai dengan warga  yang ada disini dan bisa selalu dimakmurkan, dan diharapkan juga dapat mendorong gairah dan semangat bagi warga sekitar, untuk lebih tekun beribadah dan mengingat Allah SWT dengan ibadah apapun bentuknya. 
“Diharapkan Masjid ini akan dapat menyebarkan cahaya Islam, menjaga persatuan dan kerukunan umat, serta dapat bersama-sama memakmurkan masjid,” tambah Nasril In Dt Malintang Sutan.

Sedangkan Walikota Solok, H.Zul Elfian,SH dalam arahannya, mengucapkan selamat kepada pengurus masjid dan masyarakat yang telah berhasil mewujudkan perubahan status Mushalla menjadi Masjid. 
“Kedepan, bagaimana tugas kita memakmurkan masjid dan masyarakat selalu betah berada di Masjid.Berdasarkan Visi Pemerintah Kota Solok yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021 yakni Terwujudnya masyarakat Kota Solok yang beriman, bertaqwa, dan sejahtera menuju kota perdagangan, jasa, serta pendidikan yang maju dan modern,” tutur H.Zul Elfian,SH.

Perubahan status ini, merupakan salah satu cara mewujudkan visi tersebut. Selain itu, juga mewujudkan Solok Kota Beras Serambi Madinah.
“Saat ini Pemko Solok juga terus gencar memperindah dan mempercantik Masjid-Masjid yang ada, agar masyarakat nyaman beribadah dan selalu memakmurkan Masjid,” sebutH.Zul Elfian.

Sebelumnya Kepala kantor Kemenag Kota Solok, Eri Iswandi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Masjid seperti zaman rasulullah. 
“Masjid sebagai pusat keagamaan, pusat munculnya pemikiran cemerlang, serta pusat kegiatan lainnya. Sehingga, nantinya masyarakat benar-benar merasakan terbangunnya Solok Kota Beras Serambi Madinah,” terangEri Iswandi.

Selain itu, pengurus Masjid harus memahami kendala masyarakat sekitar, apabila tidak ikut meramaikan Masjid.Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Ispendy mengatakan, Mushalla itu awal dibangun pada tahun 2008, diatas tanah fasum dari Pemko Solok.


 Dana pembangunan diambil dari masyarakat, kaum muslimin dan muslimat, donatur dan dana pemerintah.
Melihat perkembangan penduduk yang semakin banyak, sudah sepatutnya Mushalla ini dirubah status menjadi Masjid.
“Saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko Solok yang telah menyetujui perubahan status dari Mushalla menjadi Masjid Al-Muhajirin,” pungkas Eri Iswandi (jn01/wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here