Warga Aia Luo Hilang Saat Ke Ladang, Tim Basarnas Temukan Sandal Jepit

0
1279

SOLOK, JN- Seorang nenek yang bernama Rosmaniar (60), warga Jorong Rumah Panjang, Kenagarian Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, dilaporkan hilang sejak Kamis sore (9/4). 
Korban yang merupakan seorang petani tersebut sebelumnya dilaporkan pergi ke ladang. Sesuai informasi yang diperoleh dari Camat Payung Sekaki, Irwan Effendi Rosmaniar dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak pukul 18.00 Wib hari Kamis. 
“Biasanya menurut keluarga beliau, korban paling lambat pulang dari ladang sekitar pukul 6 sore. Namun hari Kamis tersebut hingga malam tidak pulang-pulang dan keluarga bersama warga setempat bersama-sama melakukan pencarian. Namun hingga malam hari tidak ketemu juga,” sebut Irwan Effendi.


Pencarian dilakukan dengan menelusuri kebun milik korban yang berada di Jorong Tanah Sirah, hingga radius satu kilometer arah sekitar kebun.Lokasi kebun korban berada di perbatasan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Sijunjung.Selanjutnya pencarian dilakukan hari Jum’at bersama Tim gabungan BPBD , Basarnas, Forkopimcam dan warga setempat, pada Jum’at sore dan ditemukan mantel plastik dan sandal jepit yang diduga kuat milik korban.
“Sebelumnya pencarian dilakukan warga dipimpin oleh kepala jorong Tanah  Sirah Kenagarian Aia Luo secara manual namun tidak membuahkan hasil. Satu hari kemudian yakni Jum’at malam masih dilakukan pencarian, namun juga hasilnya masih nihil, kecuali sandal jepit tersebut” terang Irwan Effendi.
Ketika ditanya, apakah mungkin korban dimakan binatang buas atau lainnya, menurut Irwan Effendi, belum ada sejarahnya di daerah itu kejadian yang seperti itu. “Bisa saja korban terjatuh atau tetsesat di hutan saat mencari air minum,” terang Irwan Effendi.
Hari Sabtu ini pencarian juga akan dilakukan dengan dibantu oleh Tim Basarnas Provinsi Sumbar menelusuri Jorong Tanah Sirah. Pencarian juga dibantu warga setempat dengan bergotong royong 
Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, berharap korban yang hilang segera ditemukan. “Kita berusaha sambil berdo’a, semoga korban segera ditemukan dengan selamat,” sebut H. Yulfadri Nurdin (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here