Walikota Solok Terima Penghargaan Kota Peduli HAM

0
132

SOLOK, JN– Kota Solok menorehkan penghargaan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), yang di serahkan langsung Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia Dr.Mualimin Abdi SH,MH kepada Walikota Solok Zul Elfian.

Penyerahan penghargaan tersebut tepat pada puncak acara peringatan Hari Gak Asasi Manusia (HAM) sedunia yang ke 71 Tahun 2019, yang digelar di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika No.65 Braga, Kota Bandung.

Kota Solok bersama 11 Kota/Kabupaten lain di Sumatera Barat dari sebanyak 272 Kota dan Kabupaten, mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) karena dianggap memiliki komitmen dan upayanya untuk memenuhi hak-hak dasar warga dan masyarakatnya.

Kota Solok dinilai berhasil menghadirkan kawasan ramah HAM, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas upaya Pemko Sollkk dalam membina dan mengembangkan kota menjadi daerah peduli HAM berdasarkan capaian implementasi Hak Asasi Manusia seperti Hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak dan hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

Sebagaimana yang disampaikan Menkumham Yasonna Laoly bahwa pemberian penghargaan untuk memotivasi dan mendorong realisasi, pemenuhan hak-hak dasar masyarakat oleh pemerintah daerah.

Terutama pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan, hak-hak perempuan dan anak, hak atas pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Yang dimaksud dengan peduli itu merujuk kepada upaya pemerintah daerah kabupaten/kota, untuk meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakkan,dan pemajuan hak asasi manusia. Dengan demikian, dalam hasil penilaian terhadap upaya yang telah dilakukan daerah ada tingkatannya, yakni Kabupaten/Kota yang Peduli, Cukup Peduli, dan Kurang Peduli Hak Asasi Manusia, sesuai dengan capaian yang telah diraihnya,” jelas Yasonna.

Daerah yang mendapat penghargaan dinilai menghadirkan pelayanan serta kebutuhan dasar bagi masyarakat. Selain itu fasilitas umum pun menjadi penilaian bagi setiap daerah terutama bagi penyandang disabilitas yang kini mejadi perhatian pemerintah.

“Terutama pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan lingkungan, serta meningkatkan peran dan tanggungjawab HAM,” jelas Yasonna.

Walikota Solok menyampaikan rasa syukurnya atas berkah yang diterima berberapa kurun waktu terakhir, bahwa tidak berhentinya apresiasi yang diterima Kota Solok dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Sumatera Barat di jelang Kota Solok berusia 49 tahun.

“Alhamdulillah Kota Solok mendapatkan penghargaan Kota Peduli HAM, tentunya ini untuk memotivasi Pemko Solok, serta penilaian kedepannya terhadap struktur, proses dan hasil capaian kinerja dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM di Kota Solok,” kata Zul Elfian.

Walikota merasa bangga menerima penghargaan tersebut, karena hal ini semakin menegaskan Kota Solok sebagai Kota Peduli HAM dan berharap kepada setiap perangkat daerah untuk terus meningkatkan pelayanan publik disegala bidang.

Penghargaan ini merupakan bentuk komitmennya dalam pemenuhan hak dasar masyarakat di wilayahnya. Kota Solok bersungguh-sungguh melaksanakan komitmen nilai-nilai HAM dalam pelayanannya.

Dijelaskan Walikota penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh steke holder, Walikota mengapresiasi kinerja aparatur yang telah berkontribusi dalam memenuhi poin – poin pelayanan Hak Asasi Manusia.

Pemko Solok ingin mewujudkan Kota Solok ramah HAM, dan menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kemajuan HAM di Kota Solok. Penghargaan ini memberikan citra positif bagi Kota Solok. Ini merupakan momentum bagi Kota Solok dan seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan pemajuan hak asasi manusia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan pemahaman HAM aparatur negara dan masyarakat Kota Solok, dengan harapan kedepannya mendapatkan dan mempertahankan penghargaan Kota Peduli HAM, harus terus dipertahankan dan itu berarti terlaksananya instrumen HAM dalam kebijakan pemerintah Kota Solok.

Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan pemerintah pusat atas berbagai upaya kerja keras, melalui penghargaan ini, Pemko Solok berkomitmen menegakkan prinsip-prinsip dan norma-norma dasar HAM. Sinergi kerja peduli HAM untuk meningkatkan peran dan tanggung jawabnya dalam penghormatan, pemenuhan, perlindungan, penegakan dan pemajuan hak asasi manusia.

“Penghargaan ini bukan kompetisi, tapi kita serius, bersama pak wakil, menegaskan komitmen terhadap pengamalan perlindungan HAM di Kota Solok,” kata Walikota Solok Zul Elfian didampingi Kepala Bagian Hukum Edrizal, Kepala Bagian Humas dan Protokol Nurzal Gustim, Kepala Subbag Penghubung dan Kerjasama Rantai Yopi Permana.

Selain itu bulan-bulan sebelumnya sebut saja diantara yang masih hitungan hari STBM Award, Swastisaba Wistara, TOP 30 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik, dan kembali kini menerima penghargaan Kategori Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2019.(van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here