Walikota Solok Lantik 20 Pejabat Berdasarkan PP Lama

0
943

SOLOK, JN-Sebayak 20 pejabat yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kota Solok boleh bernafas lega, setelah sebelumnya beberapa pejabat yang mengikuti proses seleksi tersebut dilanda galau dan panas dingin akibat adanya PP No 11 Tahun 2017 yang telah diundangkan pada 7 April 2017 yang membatasi usia pratama, namun akhirnya dilantik juga. Pada hari Jumat (28/4), Walikota Solok Zul Elfian melantik 20 Pejabat tersebut di Gedung Kubuang Tigo Baleh.

 Teka –teki siapa yang akan mendapat jabatan akhirnya terjawab sudah, Kota Solok tetap setia dengan PP yang lama, yakni PP No 13 Tahun 2015 dalam melakukan proses seleksi dengan batasan usia Pratama adalah 58 tahun. Pajabat yang dilantik gegap gempita menyusul namanya disebut, sementara yang tidak dipanggil harus merelakan hilang jabatan. Dari 20 orang yang dilantik 17 orang wajah lama, 3 nama adalah produk impor, yakni Irawadi berasal dari Pemprov Sumbar, Ambun Kadri dari Sawah Lunto, kemudian Kusnadi dari Pesisir Selatan.

 Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu dihadiri oleh Walikota Solok Zul Elfian, Wakil Walikota Solok Reinier, Ketua DPRD Kota Solok Yutris Can, Sekdako Solok Rusdianto, 20 Pejabat yang dilantik, dan pegawai teras serta tamu undangan lainya. Hadirin yang berada di dalam gedung cukup antusias mengikuti jalannya kegiatan tersebut.

 Dalam sambutanya Walikota Solok Zul Elfian, mengatakan harapan pemerintah dan masyarakat tertumpang kepada 20 pejabat yang telah dilantik. Sehingga diharapkan dalam kewenangan dan tanggung jawab bertujuan untuk kemajuan Kota Solok. “Harapan masyarakat berada di pundak saudara-saudara sekalian, saya yakin bapak dan ibu yang telah dilantik adalah yang terbaik yang merupakan tiga nama terbaik dengan nilai terbaik ketika mengikuti proses seleksi yang digelar Pansel JPT Pratama,”kata Walikota Solok.

 Walikota Solok juga mengucapkan apresiasi kepada tim Pansel yang telah bekerja siang dan malam melakukan proses seleksi terbuka, yang telah bergulir sejak 17 Februari hingga 18 April 2017. “Ucapan selamat dan juga apresiasi kepada Tim Pansel yang telah memberikan yang terbaik, bekerja mencari yang terbaik,”kata Zul Elfian.

 Sementara itu Sekda Rusdianto yang menjadi Ketua Tim Pansel kepada Wartawan usai kegiatan pelantikan tersebut mengatakan, 20 pejabat yang dilantik adalah pejabat yang telah melalui seluruh proses seleksi. “Pejabat yang dilantik adalah yang terbaik yang diperoleh seleksi yang dimulai dari seleksi administrasi,tes akademis secara tertulis, tes Kompetensi manajerial, presentasi makalah dan wawancara, serta penelusuran, rekam jejak,” kata Rusdianto. Dijelaskan Sekda Pada 19 april 2017 lalu, Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama Kota Solok telah mengumumkan hasil akhir seleksi dan menyerahkan tiga nama terbaik dari tiap kursi jabatan untuk dipilih satu orang oleh Walikota Solok.

Sepanjang proses seleksi kewenangan Kepala Daerah adalah menyahkan sepenuhnya kepada Pansel untuk memilih tiga terbaik, kemudian tiga nama tersebut disetujui oleh KASN, kemudianSetelah terpilih tiga terbaik, Walikota yang memilih satu orang.”20 orang pejabat yang dilantik itu adalah satu orang yang dipilih Walikota dari tiga nama terbaik tiap jabatanya,”kata Rusdianto.

 Terkait PP No 11 Tahun 2017, tepatnya Pasal 107c Ayat 6 yang mengatur batas usia JPT Pratama, serta isu yang berkembang di lingkungan Balai Kota Solok terkait adanya indikasi pelanggaran PP terbaru yang dilakukan Pansel. Rusdianto mengatakan Pansel tetap menggunakan PP yang lama yakni PP No 13 Tahun 2015,”Kami telah memulai seleksi dari Februari sementara PP yang terbaru diudangkan pada 7 April 2017,”kata Rusdianto.

 Bahkan Rusdianto mengaku mengantongi ijin tertulis dari Komisi Apratur Sipil Negara (KASN),”Setelah kami konsultasi, pansel diijinkan oleh KASN untuk tetap menggunakan PP No 13 tahun 2015, ijin yang diberikan tertulis,”kata Rusdianto. Kemudian pada hari Sabtu (29/4) Walikota Solok mengundang seluruh pejabat termasuk 20 orang yang dilantik tadi, untuk melakukan rapat staf yang pertama di Rumah Dinas Walikota Solok, Balairung 99 (Goavan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here