Umat Beragama di Solok Sepakat Lawan Radikalisme

0
499

SOLOL, JN- Umat beragama di Kabupaten Solok yang tergabung dalam Forum Kerukunan dan Dokumentasi Umat Beragama ( FKUB), sepakat untuk hidup damai dan secara bersama-sama melawan faham radikalisme.

Hal itu terungkap dalam rapat forum kerukunan dan komunikasi umat beragama se Kabupaten Solok, bertempat di Ruang Danau Singkarak kantor Bupati Solok, Kamis (8/6). Hadir pada acara rapat forum kerukunan dan komunikasi umat beragama antara lain Bupati Solok, H. Gusmal, SE. MM, Kemenag, Alizar Chan, Ketua FKUB Kabupaten Solok beserta pengurus dan para Ketua Orkemas Islam se Kabupaten Solok

Ketua panitia pelaksana, Junaidi, S.Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa rapat forum kerukunan dan komunikasi umat beragama ( FKUB ) kabupaten Solok ini bertujuan untuk menjalin hubungan antara umat beragama di kabupaten Solok. Sementara kegiatan ini diikuti ormas Islam sebanyak 46 orang dan pengurus FKUB kabupaten Solok sebanyak 29 orang.

Bupati Solok, H. Gusmal dt Rajo Lelo, SE, MM dalam arahannya me’mnyampaikan bahwa untuk mengatasipasi masuknya paham radikalisme di daerah ini, dapat dilakukan dengan pendidikan yang salah satunya pendidikan tentang ajaran agama yang benar. “Yang terpenting bagaimana kita bersikap dan mengembalikan nilai-nilai kebangsaan yang mulai pudar ini kita perlu mengintrospeksi diri kita masing-masing bagaimana kita harus bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan Pancasila, dan memahami fungsi dari undang-undang dasar 45,” jelas H. Gusmal. Bupati juga mengajak agar umat Islam sama-sama mencegah semua paham dan tindakan radikalisme ini, kita rangkul semua golongan dalam masyarakat kita untuk selalu berfikir positif mempunyai pandangan yang maju demi Indonesia yang adil, aman dan sejahtera.

“Saya meminta agar pengurus FKUB dan orkemas Islam yang ada agar bekerja sama dengan pemerintah dan aparat keamanan untuk ikut menjaga iklim sosial dan politik yang kondusif demi terwujudnya kerukunan dan kedamaian di kabupaten Solok,” himbau Gusmal. Sementara kepada FKUB dan orkemas Islam yang ada hendaknya bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan daerah dengan mengantisipasi, mencegah dan menolak semua paham radikal yang ada dan meningkatkan partisipasi terhadap pelaksanaan pembangunan yang terwujud dalam 4 pilar pembangunan kabupaten Solok. “Marilah kita jadikan FKUB ini sebagai wahana mediasi terhadap persoalan umat beragama yang dapat menimbulkan konflik, sebagai media harmonisasi hubungan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan, kita ingin Solok Raya ini selalu aman,” pungkas H. Gusmal (wandy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here