Tiga Orang Warga Alahan Panjang Hilang di Hutan Bukik Buaiyan Waktu Pergi Berburu

0
13980

SOLOK, JN- Tiga orang warga Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, dilaporkan hilang sejak sabtu (23/11).

Ketiga orang warga tersebut merupakan masyarakat Jorong Batang Hari, yakni masing-masing bernama Sapardi (25), Jun (39) Joni (18).

Wali Nagari Alahan Panjang, Zulkarnaini kepada Koran Padang, Minggu sore (24/11), membenarkan informasi tersebut. “Kami mendapat laporan dari masyarakat pada Minggu pagi (24/11). Setelah itu langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan dan BNPB. Dan saat ini sekitar 100 orang masyarakat ikut mencari warga kira yang diduga tersesat waktu pergi berburu tersebut, ” jelas Zulkarnaini.

Ketiga warga tersebut dilaporkan pergi berburu babi pada Sabtu pagi sekitar jam 05.30 wib pagi. ‘Biasanya mereka sudah kembali ke rumah sekitar jam 10.00 Wib pagi. Namun hingga Minggu sore ini belum juga kembali. Itu berarti sudah lebih dari 24 jam mereka tidak ketemu, ” terang Zulkarnaini.

Akibab kejadian itu, para keluarga korban menjadi panik dan sibuk melakukan pencarian, dibantu BNPB, masyarakat dan Polisi. “Minggu siang keluarga sempat kontak dengan salah satu korban, namun terputus dan diduga korban kehabisan batrai.
Disebutkan Walinagari, saat komunikasi tersebut, korban mengaku kelelahan dan tersesat di dekat dua rumpun bambu di pinggir kali.

Sementara menurut salah seorang keluarga korban pada sabtu sore korban sempat dihubungi salah seorang warga untuk memberi tahu bahwa mereka bertiga tersesat di tengah rimba. Warga yang menelfon mengarahkan agar mereka mengikuti arus sungai.
Namun dihujung telfon terdengar jawaban minta antarkan air dan menyatakan tidak kuat lagi berjalan. Setelah itu nomor korban tidak lagi bisa dihubungi.

Akhirnya para tetangga memutuskan untuk mencari secara swadaya hingga larut malam. Namun nihil, pencarian tidak membuahkan hasil.
Minggu pagi hingga sore, para keluarga dan ratusan warga, juga melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.
“Waktu komunikasi dengan korban, mereka tidak kuat jalan dan istirahat dekat dua pohon bambu di tepi sungai. Tapi saat dicari belum ketemu. Bahkan sudah ada warga yang sudah sampai ke daerah Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan pergi mencari, ” terang Walinagari Alahan Panjang, Zulkarnaini.

Saat ini warga yang ikut melakukan pencarian sudah ada yang tembus ke pesisir selatan. Karena hutan tempat hilangnya korban adalah Rimbo Bukik Buaiyan yang menembus langsung ke daerah pessel.

Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Solok, Abra menjelaskan pihaknya mendapat laporan minggu pagi sekitar jam 7.30 Wib. Selanjutnya pihaknya menyiapkan Tim dan langsung berkemas mempersiapkan segala sesuatu untuk turun mencari korban tersesat.
” Kita saat sampai di TKP jam 11.30. Setelah melakukan koordinasi dengan masyarakat dan pihak nagari tim langsung bergerak melakukan pencarian” ujar Abra.

Saat ini tim tengah mendirikan posko informasi untuk membagi informasi dan sekaligus sebagai tempat pendataan tim dan masyarakat yang ikut melakukan pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan upaya pencarian.

Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH, saat dihubungi media ini mengaku ikut prihatin dengan kejadian tersebut.
“Kita ikut prihatin dengan kejadian ini. Semoga ketiga warga kita bisa ditemukan dalam keadaan selamat, ” tutur H. Yulfadri Nurdin, yang mengaku sedang berada di luar kota (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here