SOLOK, JN-Sebanyak 51 dari 200 orang anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, hari Senin ini (3/2), sudah melakukan tes urine bertempat di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Solok di Koto Baru. Sisanya akan dilanjutkan Selasa, Rabu dan Kamis mendatang.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Solok, Drs. Efriadi Sikumbang, MM, di Koto Baru, kepada Koran Padang Senin (3/2), Anggota Satpol PP dan Damkar yang akan tes urine harus bergiliran karena sebahagian masih dinas.
Tes urine digelar untuk anak Tenaga Harian Lepas (THL) yang berada dibawah nauangan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten bumi penghasil bareh tanamo tersebut, sebagai salah satu syarat untuk perbanjangan kontrak kerja tahun 2020.

“Tujuan dari diadakannya tes urine ini adalah guna mengetahui bahwa semua anggota kita harus terbebas dari narkoba dan zat adiktif lainnya, ” tutur Efriadi yang juga Ketua Inkanas Kabupaten Solok tersebut.

Sebelum melakukan tes urine kepada anggota Satpol PP dan Damkar, Efriadi mengaku sudah minta izin terlebih dulu kepada Bapak Bupati Solok. “Dan alhamdulillah beliau sangat nendukung. Bahkan Bapak Bupati juga berkeinginan agar semua instansi atau seluruh SKPD di Kabupaten Solok menggelar tes urine terhadap karyawannya, ” terang Efriadi Sikumbang.

Tes urine tersebut terselenggara, bekerjasama dengan pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Solok.

Lebih jauh ditambahkan Efriadi, langkah tersebut diambil juga untuk menjaga kewibawaan petugas Satpol PP agar memberi contoh yang baik sebagai penegak perda.

“Ini langkah preventif kita untuk menjaga kewibawaan petugas-petugas Satpol PP yang ada di Kabupaten Solok, sebagai penegak Perda harus memberikan contoh yang baik dimulai dari situ makanya saya sangat mendukung, ” sebut Efriadi.

Nantinya, apabila pada tes urine ditemukan hasil positif, maka pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas hingga berujung pemecatan.
Selain itu, langkah ini diambil juga untuk mempetoanjang kontrak anak THL yang berdinas di Satpol PP dan Damkar, bahwa mereka bebas dari narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Solok, AKBP Syaifruddin, S. Ik, menyambut positif langkah Dinas Satpol PP dan Damkar tersebut.
“Ini adalah permulaan yang baik. Kita tunggu kerjasama dari dinas atau SKPD lainnya, ” terang AKBP Syaifruddin, S. Ik,

Bupati Solok, H. Gusmal, juga berharap untuk tahap berikutnya tes juga akan dilakukan untuk seluruh SKPD, termasuk eselon 4, 3 dan 2.

“Ya, insyaallah untuk tahap berikutnya kita menunggu kesiapan dana dari sluruh SKPD untuk dilakukan tes urine, ” sebut Gusmal (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here