Sungai Jambur Menuju Nagari Mandiri Pangan Bupati Gusmal Lakukan Penanaman Perdana Bibit Tanaman Buah di Sungai Lasi

0
1461

SOLOK, JN-Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM, melakukan penanaman perdana bibit pohon dan perlepasan bibit ikan dalam rangka menuju nagari mandiri pangan, bertempat di Sungai Jambur, Kecamatan  IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Selasa (1/8). Selain Bupati Solok, tampak hadir pada acara tersebut Kadis Pangan Provinsi Sumbar, Ir. Efendi, Mp, Kadis Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Drh. Kennedy Hamzah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten  Solok, Septrismen Sutan Putih, Unsur Forkopimcam IX Koto Sungai Lasi, dan para Kepala OPD dilingkup Kabupaten Solok 

Walinagari Sungai Jambur, Denni Oshar, S. Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, baik Kabupaten Solok ataupun Sumbar atas penunjukan Nagari Sungai Jambur sebagai Nagari Mandiri Pangan dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini, perekonomian masyarakat Sungai Jambur menjadi meningkat. “Kedepannya nagari Sungai Jambur akan dicanangkan juga sebagai Pusat Tenun Solok Nan Indah dari Dinas Koperindag Kabupaten Solok,” jelas Denni Oshar.

Sementara Kadis Pangan Provinsi Sumbar, Ir. Efendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan memulai pengembangan program Nagari atau kelurahan Mandiri pangan di Sumbar, kita intervensi daerah rentan pangan di Kabupaten Solok. Efendi juga menyebutkan bahwa  Pemerintah Sumatera Barat telah menjabarkannya dalam Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang Kemandirian Pangan Daerah, sebagai landasan kita dalam melakukan aksi-aksi yang lebih operasional, sehingga kawasan-kawasan yang tertinggal terutama wilayah-wilayah nagari yang rentan pangan dan gizi dapat kita bangun secara bersinergi dan komprehensif dan terpadu. “Di provinsi Sumatera Barat perlu dilakukan pemberdayaan dalam rangka pengembangan pangan pada nagari atau kelurahan Mandiri pangan dengan  membangun ekonomi berbasis pengembangan komoditi yang disesuaikan dengan pengembangan wilayah untuk menyediakan lapangan kerja dan pendapatan dan memenuhi pangan bagi kelompok masyarakat miskin di daerah rawan pangan melalui pemburuan batuan atau pemberdayaan oleh berbagai stakeholder yang akan dilaksanakan secara terpadu,” jelas Efendi.

Pihaknya juga menghimbau dan mengajak kita semua di Kabupaten Solok untuk dapat lebih fokus dan serius dalam menyusun langkah-langkah strategis terpadu dan terintegrasi oleh seluruh dinas atau instansi terkait dalam program aksi Nagari Mandiri Pangan.

 

Bupati Solok, H. Gusmal dt Rajo Lelo, SE, MM dalam arahannya juga menjelaskan bahwa kegiatan pengembangan dan pembinaan ‘Nagari Mandiri Pangan’ ini merupakan salah satu upaya penanggulangan kemiskinan dan kerawanan pangan.  Bupati yang murah senyum itu juga mengharapkan dari program ini akan bisa mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Sungai Jambur pada khususnya dan Kabupaten Solok pada umumnya. Sementara tujuan yang diharapkan tercapai dengan baik dan efisien, seperti  bisa meningkatkan pengetahuan kesadaran ke keluarga atau kelompok sasaran untuk mengembangkan kemandirian masyarakat. “Selain itu tujuannya juga untuk meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat Nagari dan menumbuhkembangkan kesadaran keluarga agar mau dan mempunyai motivasi dan mampu memanfaatkan lahan di wilayahnya untuk menjadi sumber pangan dan gizi . Kemudian bisa mengelola dan mengembangkan bantuan yang diberikan secara baik dan berkesinambungan serta bertanggung jawab untuk mengembangkan kepada masyarakat sekitar sehingga terjadi Tersedianya bahan tangan untuk konsumsi keluarga dan masyarakat,” jelas Gusmal. Tujuan lain menurut Bupati adalah memotivasi masyarakat di Nagari untuk manfaatkan lahan terlantar pekarangan atau lahan yang belum diolah sebagai sumber gizi keluarga dan peningkatan pendapatan keluarga serta peningkatan aksebilitas pangan masyarakat. “Salah satu wujud intervensi dalam mengatasi kerawanan pangan di Kabupaten Solok diharapkan dukungan semua kegiatan lintas sektor dan tidak hanya dari Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok dan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat saja,” jelas Gusmal.

Pada kesempatan itu,  Bupati Solok menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menjalankan program pemerintah magrib mengaji dan subuh jamaah (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here