Rumah Novita Yolanda di Koto Hilalang Nyaris Jadi Abu

0
851

SOLOK, JN- Sebuah rumah semi permanen di Jorong Dalam Nagari, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, nyaris jadi abu, karena diamuk sijago merah menjelang waktu salat Jum’at pada hari Jum’at (2/3).

Beruntung kejadian tersebut cepat diketahui pemilik rumah yang bernama Novita Yolanda (41), yang kebetulan waktu kejadian sedang beristirahat di rumahnya.
Sesuai informasi yang dihimpun di TKP menyebutkan bahwa kebakaran itu terjadi diduga akibab konsletting listrik saat warga  hendak melaksanakan sholat Jum’at. Namun tiba-tiba pemilik rumah mencium aroma  kain terbakar. Setelah diperiksa kearah kamar tempat asalnya bau tak sedap, ternyata api sudah membakar salah satu kamarnya dengan asap yang mulai mengepul. “Saya sedang istirahat di luar kamar namun tiba-tiba mencium bau yang tidak sedap, ternyata api sudah membakar salah satu kamar di rumah saya,” jelas Novita Yolanda, kepada petugas kepolisian dan wartawan yang hadir, saat dilakukan pemeriksaan terhadap rumah miliknya oleh petugas.

 

Mengetahui api tidak lagi bersahabat, Novita mencoba memadamkan api dengan cara menyirahkan air kekamar tersebut. Namun bukannya api mati, malah makin membesar. Tidak kehabisan akal, Novita langsung mencoba verteriak sehingga mengundang kehadiran warga di sekitar rumahnya. Beruntung tidak lama kemudian, satu unit pemadam kebakaran yang sudah dihubungi warga, sampai di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api dapat dipadamkan dengan cepat sehingga yang terbakar hanya lokasi kamar bagian belakang saja. Sebelumnya, bermodalkan alat seadanya  dan secara gotong royong, warga sekitar bahu membahu berupaya memadamlan api yang terus memamah isi rumah korban, namun sia-sia.

 

Kapolres Arosuka Solok, AKBP Ferry Irawan melalui Paur Humas, Bripka Hendi Yance membenarkan kejadian kebakaran tersebut. “Ya benar, sebuah rumah di Koto Hilalang nyaris terbakar habis, namun karena cepat diketahui pemilik rumah, kebakaran bisa dihindari. Dan kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan lebih dari Rp 25 juta,” jelas Bripka Hendi Yance. Usai dijinakan, beberapa petugas dari Polsek Kubung dan Polres Solok langsung melakukan olah TKP dan kesimpulan sementara kobaran api akibab konsletting listrik (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here