Reinier Buka Musrenbang Perubahan RPJPD 2005-2025

0
41
SOLOK, JN– Wakil Walikota Solok Reinier, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Solok tahun 2005 – 2025, bertempat di Gedung Kubung Tigo Baleh, Senin (15/10).
Turut hadir pada kesempatan itu, perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD, Dandim 0309/Solok, Polres Solok Kota, Sekretaris Daerah Kota Solok Rusdianto, para kepala OPD, Camat, Lurah, Organisasi Masyarakat, Organisasi Profesi, Perguruan tinggi, serta narasumber Prof.Helmi.
Kepala Bappeda Kota Solok Jonedi, menyebutkan, Visi RPJPD Kota Solok ialah Solok Menuju Kota Sentra Jasa, Perdagangan, dan Pendidikan di Sumatera Bagian Tengah Tahun 2025. Sedangkan, Misi RPJPD Kota Solok ialah mewujudkan sektor perdagangan dan jasa berdaya saing global, mewujudkan sdm yang berkualitas dan sejahtera.
Selanjutnya, mewujudkan tata pemerintahan yang baik, mewujudkan kehidupan masyarakat yang beragama dan berbudaya, serta meningkatkan daya dukung Kota yang berwawasan lingkungan.
Sementara itu, Wakil Walikota Solok Reinier, dalam sambutannya mengatakan, musrenbang yang dilaksanakan ini merupakan sebagian dari tahapan dalam rangka penyempurnaan rancangan perubahan RPJPD Kota Solok Tahun 2005-2025 yang dilaksanakan.
Dengan dibahasnya rancangan perubahan RPJPD Kota Solok 2005-2025 dalam musrenbang, diharapkan akan tersusun konsep rencana pembangunan yang lebih baik melalui berbagai pemikiran dan pertimbangan yang matang serta gagasan yang inovatif dan cerdas sehingga secara bertahap dapat mewujudkan sasaran – sasaran pembangunan yang dituangkan dalam rancangan perubahan RPJPD ini.
“Saya harapkan kita mendapatkan kesepakatan dan komitmen diantara pelaku pembangunan terhadap visi misi arah kebijakan dan sasaran pokok RPJPD ,selanjutnya rancangan RPJPD ini diajukan ke DPRD untuk dibahas bersama dan nantinya akan ditetapkan melalui Peraturan Daeerah Kota Solok,” katanya.
Mari kita jadikan musrenbang perubahan RPJPD kota solok 2005-2025 menjadi wadah untuk meujudkan perencanaan pembangunan yang lebih kuat.”Sinkronisasi RPJPD dengan kemampuan daerah kita sangat diperlukan. Stakeholder agar memahami apa yang menjadi rumusan yang akan diajukan,” tutup Reinier. (van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda