Posyandu Bougenville Masuk Nominasi 6 Besar Nasional

0
530

SOLOK, JN – Kota Solok masuk nominasi 6 besar dalam penilaian posyandu terbaik tingkat nasional. Tim penilai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan penilaian terhadap Posyandu Bougenvile I Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Senin (15/5). Tim Penilai Nasional yang diketuai Dr Syahrial didampingi Wartawati Nasrul Abit Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat.

Tim penilai tersebut disambut langsung Walikota Solok Zul Elfian, Wakil Walikota Reinier, Ketua DPRD Yutris Can, Sekda, Unsur Forkompinda, Ketua TP PKK Kota beserta jajaran serta seluruh Kepala Perangkat Daerah Kota Solok.

Syahrial mengatakan sebelum menetapkan enam posyandu terbaik tingkat nasional, yang salah satunya adalah Posyandu Bougenville dari Kota Solok. Penilaian juga bermaksud melakukan cek lapangan kondisi nyata posyandu, seperti kelengkapan fasilitas dan kualitas pelayanan, serta peran serta masyarakat, pimpinan daerah, DPRD dan para tokoh masyarakat juga menjadi tolak ukur dalam penilaian.

“Kami telah meninjau langsung, posyandu ini akan dibandingkan dengan lima posyandu lainya, yang masuk dalam nominasi enam besar, keenam posyandu tersebut telah meraih prestasi besar,”kata Syahrial.

Walikota Solok Zul Elfian mengatakan Posyandu Bougenville telah meraih keberhasilan dengan masuk 6 besar terbaik tingkat nasional. Itu semua tidak lepas dari kerja sama yang terintegrasi antar kader, masyarakat dan jajaran pemerintah. Dan Pemko Solok akan berupaya menjadikan Bougenville menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Ini merupakan prestasi, pemko solok siap memberikan dukungan baik moral dan kemudahan sehingga posyandu ini menjadi yang terbaik. Inilah bukti loyalitas pelayanan yang diberikan selama ini,”kata Zul Elfian.

Kader Posyandu Bougenville Risna Fityati memaparkan kepada tim penilai sejumlah layanan dan inovasi yang ada. Risna menyatakan sejumlah layanan khusus diberikan posyandu, diantaranya layanan balita dan lansia. Kemudian layanan konsultasi tumbuh kembang anak dengan dokter spesialis, konsultasi kandungan dengan dokter spesialis. Kemudian adanya unit usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) dan sejumlah program lainnya.

“Layanan konsultasi dokter spesialis atau disebeu “diikat” merupakan kerjasama PKK dengan dokter spesialis. Bank sampai yang dirangkai dengan unit pengolahan kompos. Kemudian terkait sosial, kita juga memiliki layanan andalan, seperti konsultasi jelang pernikahan dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan berbagai keunggulan tersebut, kita bisa menjadi posyandu terbaik di Indonesia,”harap Risna (Goavan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here