Pengurus Prima DMI Kabupaten Solok Segera Dikukuhkan

  • Whatsapp

SOLOK, JN- Kalau tidak ada aral melintang, rencananya pada hari Minggu tanggal 8 September 2019 mendatang, akan dikukuhkan Perhimpunan Remaja Dewan Masjid Indonesia (Prima DMI) Kabupaten Solok priode 2019-2023.

Rencananya pengukuhan Perhimpunan Prima DMI Kabupaten Solok tersebut, akan dilanjutkan dengan seminar Nasional prima DMI, bertempat di Kantor Kemenag Kabupaten Solok.

“Sesuai rencana, pengukuhan Prima DMI akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Prima DMI,” terang Ketua panitia pelaksana, Rahmat Hidayat, Selasa (27/8).

Disebutkan Rahmat Hidayat, bahwa Perhimpunan Remaja Masjid Masjid Indonesia di tetapkan sebagai badan otonom DMI merupakan hasil muktamar DMI yg ke 7 tahun 2017 di Jakarta.

Sementara Formatur/Ketua Umum Prima DMI Kabupaten Solok Akmal Affani mengungkapkan, bahwa melihat dan menyaksikan dilapangan permasalahan generasi muda saat ini sangat kompleks seperti mabuk-mabukan, tawuran, berjudi, pornografi, pornoaksi dan yang lebih parahnya lagi banyak generasi muda kabupaten Solok yang terjerat narkoba.

“Harapan kita mudah mudahan dengan hadirnya Prima DMI kabupaten Solok bisa menjadi salah satu wadah atau tempat bagi generasi muda untuk berkreatifitas dan mengembangkan potensi diri dan agar generasi muda dikabupaten solok terhindar dari perilaku-perilaku yang negatif,” ujar Akmal

Soal kepengurusan untuk Prima DMI Kabupaten Solok, Akmal meminta ada keterwakilan dari masing-masing kecamatan, ada sebanyak 14 Kecamatan di Kabupaten Solok, ini untuk memudahkan nantinya membentuk Prima DMI sampai ke tingkat nagari.

“Kami pikir seluruh pihak harus mendukung kegiatan Prima DMI kabupaten Solok kedepan, apalagi pemerintah daerah Kabupaten Solok, salah satu program unggulannya adalah gerakan subuh berjamaah magrib mengaji, mungkin akan sinkron atau sejalan dengan program Prima DMI kedepan,” sebut Akmal.

Menurut Akmal Affani yang asli dari Sungai Nanam, bahwa orang yang tidak peduli terhadap generasi muda, berarti orang tersebut tidak peduli terhadap masa depan daerah Kabupaten Solok (ujang jarbat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *