Pengurus KAN di Kabupaten Solok Diberi Sosialisasi Masalah Adat

0
596

SOLOK, JN-Para pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang ada di Kabupaten Solok, diberi bimbingan teknis penguatan lembaga adat , untuk menyamakan presepsi tentang pengertian adat. Acara dilaksanakan di Fave Hotel Padang, Kamis dan Jum’at 12 dan 13 Oktober 2017. Acara dibuka oleh Bupati Solok, dengan dihadiri oleh Assiten, H. Suharmen, Kadis Perikanan, Kenedy Hamzah, Kepala kantor kesbangpol, Junaidi, Kabag Kesra, Noviarman dan seluruh peserta yang hadir.
Ketua Pelaksana, Noviarman dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah dalam rangka menyamakan persepsi dan pemahaman dalam penguatan kelembagaan adat di Kabupaten Solok . Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk tersosialisasinya fungsi dan peran kelembagaan adat nagari sebagai motor penggerak sekaligus sebagai wadah partisipasi dan keswadayaan masyarakat sebagai pelaku pembangunan nagari. “Kita berharap agar para peserta setelah diberi sosialisasi, bisa berperan sebagai motor penguatan kapasitas kelembagaan adat dan budaya agar semakin memiliki kemampuan dalam melestarikan budaya, tradisi, dan kesenian yang berkaitan kearifan lokal dalam membangun keberdayaan masyarakat,” jelas Noviarman. Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari pengurus KAN se Kabupaten Solok.
Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannya menyampaikan bahwa perkembangan zaman pada saat ini semakin menggerus sendi-sendi kehidupan adat istiadat kita. “Banyak anak-anak muda kita berpendidikan tinggi, tetapi tidak mengenal apa itu adat istiadat. Kita ingin menjadikan Kabupaten Solok sebagai kabupaten yang menerapkan nilai-nilai adat yang berlandaskan agama,” jelas H. Gusmal. Bupati juga berharap, agar melalui bimtek ini dapat membuahkan hasil kesepakatan bersama dalam rangka penguatan fungsi dan peran kelembagaan adat dimana dalam rangka penguatan kelembagaan adat itu, perlu kita semua menyamakan persepsi kita tentang adat istiadat tersebut. “Saya berharap angku-angku niniak mamak jangan lengah, jangan acuh tak acuh dengan apa yang terjadi di tengah tengah masyarakat kita di nagari. Kalau kelembagaan adat kita berjalan dengan baik, maka saya yakin Kabupaten Solok ini akan aman dan tentram,” jelas H. Gusmal.
Bupati juga menghimbau kepada semua peserta untuk dapat turut mensukseskan 4 pilar pembangunan Kabupaten Solok dan mengajak anak keponakan untuk berprilaku sopan sesuai ajaran agama Islam (wandy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here