Pemkab Solok Gelar Sosialisasi Resi Gudang

0
574

SOLOK, JN-  Pemerintah Kabupaten Solok, hari Rabu (30/8), menggelar acara sosialisasi tentang resi gudang, bertempat di Ruangan Pelangi, Kantor Bupati Solok. Hadir pada acara sosialisasi ini antara lain Bupati Solok, H. Gusmal,SE, MM , Staf ahli Menteri Perdagangan RI Bidang Pengamanan Pasar, Ir. Suthono Edi, MBA, Guru Besar Agribisnis Universitas Andalas Padang, Prof. Rudy Febriamansyah, Sekretaris BAPPEBTI, Nusa Eka, Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Solok, Nasripul Romika dan undangan lainnya.

Sekretaris Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI),  Nusa Eka dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini dapat terlaksana atas kerja sama antara Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Kementerian Perdagangan dengan Dinas Koperasi, UKM dan Koperindag Kabupaten Solok. “Tujuan dari acara sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan pada para petani tentang sistem resi gudang dan pembangunan ekonomi berbasis pertanian,” jelas Nusa Eka. Disebutkan Eka, masalah klasik dalam sektor pertanian adalah masih panjangnya rantai tata niaga pertanian sehingga menyebabkan petani tidak dapat menikmati harga yang lebih baik . “Sistem resi gudang adalah salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan petani,  kelompok tani, gapoktan koperasi tani maupun pelaku usaha sebagai suatu instrumen tunda jual dan pembiayaan perdagangan karena dapat menyediakan akses kredit bagi dunia usaha dengan jaminan komoditi yang disimpan di gudang,” jelas Nusa Eka

Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan  ucapkan terima kasih kepada pihak Kementrian Perdagangan RI yang telah melakukan sosialiasi pada hari ini. “Sebagian besar masyarakat Kabupaten Solok bermata pencarian sebagai petani, jadi acara sosialisasi ini sangat tepat dilakukan di daerah ini,” jelas H. Gusmal. Disebutkannya, sebenarnya banyak sekali manfaat resi gudang ini bagi para petani kita, permasalahannya adalah kurangnya pemahaman para petani kita sehingga padi itu tidak pernah terkumpul. “Sistem resi gudang adalah solusi untuk masalah mata rantai tata niaga pertanian kita yang panjang. Sistem ini dapat memfasilitasi pemberian pembiayaan bagi pelaku usaha kecil terutama bagi petani, koperasi dan usaha mikro kecil menengah yang umum nya memiliki keterbatasan fixed asset sebagai jaminan. Untuk itu, kepada nara sumber, saya ucapkan terima kasih, semoga ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat sehingga dapat memberikan kontribusi dalam mendorong sektor rill sebagai fundamental penting bagi tumbuhnya perekonomian daerah,” pungkas  H. Gusmal (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda