Pembukaan MTQ ke – XXXVIII di Kota Solok Tahun 2019 Berlangsung Meriah Dan Spektakuler

0
151

SOLOK, JN- Kemeriahan pembukaan perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Sumatera Barat ke – XXXVIII, di Lapangan Merdeka, Kota Solok, Sabtu (15/6) berlangsung epik dan meriah. Sebagai tuan rumah Kota Solok berhasil menarik antusias puluhan ribu masyarakat yang tumpah ruah memadati lokasi serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembukaan even dua tahunan ini. MTQ kali ini juga merupakan momentum tepat bagi Provinsi Sumatera Barat menuju tuan rumah MTQ Nasional 2020 mendatang.

Menteri Agama RI diwakili Dirjen Bimas Islam Muhamadiyah Amin membuka langsung MTQ ditandai dengan pemukulan bedug, secara bersama-sama dengan Wakil Gubernur Nasrul Abit, Walikota Solok Zul Elfian, Wawako Reinier, dan sejumlah pejabat lainya. Kegiatan pembukaan juga dihadiri Kepala Biro Umum Kemenag RI Syafrizal, Direktur Penerangan Agama Islam, pejabat dilingkungan Pemprov Sumbar, seluruh Walikota dan Bupati se Sumbar dan seluruh Kepala Kankemenag se-Sumbar yang hadir bersama.

Dirjen Bimas Islam Muhamadiyah Amin mengatakan ini merupakan kesempatan langka dan sebuah penghargaan sekaligus amanah bagi Kota Solok menjadi tuan rumah MTQ tingkat Sumbar, begitupun Sumatera Barat pada tahun 2020 mendatang yang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Dikatakannya MTQ merupakan kegiatan bergengsi, ada sebuah kebanggaan luar biasa. Al-Quran dapat menjadikan daerah lebih terkenal, dan menjadi langkah awal perhatian pemerintah terhadap MTQ.

Muhamadiyah Amin turut mengapresiasi apa yang telah diprogramkan Walikota Solok, MTQ ini sudah memberikan hikmah dan dapat memberikan perubahan.“Tuhan tidak menghendaki kita menjadi umat yang terpecah. Namun ia menguji kita dengan menjadikan kita berbeda tetapi bersatu . Bukan menjadi umat yang satu tapi terpecah sesuai dengan Q.S Alhujurat ayat 11. Kemudian saat ini sudah diberlakukan e MTQ untuk mengurangi qoriah qori dari daerah lain ikut di diderah tersebut. Maka lakukanlah pembinaan kepada anak-anak kita. Mudah-mudahan hasil MTQ Sumbar bisa menjadi kafilah terbaik,” kata Muhamadiyah Amin.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit yang juga Ketua Umum LPTQ Sumbar, mengatakan bahwa peneyelenggaraan musabaqah merupakan wujud dari komitmen dan konsitensi pemerintah daerah bersama segala unsur masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam alquran. “Dari alquran, kita mendapat inspirasi untuk membangun tatanan kehidupan yang lebih aman, damai, adil dan harmonis. Semoga akan dapat mewujudkan Sumatera Barat menjadi negeri baldatun Thoyyibatun warabbun Ghafur,” harap Wagub.

Disela-sela kegiatan pembukaan ini, Walikota Padang Mahyeldi menyerahkan piala bergilir kepada Ketua LPTQ Sumbar Nasrul Abit untuk diserahkan kepada Ketua LPTQ Kota Solok Reinier. Selain itu Kapolda Sumbar memberikan sumbangan berupa piala untuk pergelaran MTQ.

Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri dalam hantaran mengatakan pelaksanaan MTQ dari waktu ke waktu mengalami perkembangan dan perbaikan. Dengan sering disenandungkannya bacaan Al-Qur’an hendaknya dapat memotivasi dan meningkatkan keinginan untuk membaca dan memahami Al-Qur’an secara baik dan benar. “Kita tidak ingin iven MTQ hanya menjadi kegiatan seremonial yang tidak membawa dampak positif. Oleh karena itu prestasi dan prestise tidak mesti menjadi tujuan utama, tetapi bagaimana nilai-nilai Alquran ini kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” harap Kakanwil.

Hendri juga mengapresiasi panitia MTQ di Kota Solok yang menambahkan golongan tartil pejabat eselon II. Hal ini menadakan adanya inovasi-inovasi daalam penyelenggaraan musabaqah. “Kita berharapkan kabupaten kota lain juag memilki inovasi tersendiri dalam musabaqah. Jika memungkinkan kita akan mengusulkan agar dimusabaqahkan di tingkat nasional melalui rakernas LPTQ,” kata Kakanwil.

Kemudian Walikota Solok Zul Elfian mengatakan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Sumatera Barat mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Bimas Islam, Kafilah, official, pendamping dan seluruh elemen yang terlibat dalam musabaqah ini. “Alhamdulilah untuk qori qoriah terbaik pemerintah akan memberikan hadiah kepada Juara I 20 juta, Juara II 15 juta dan Juara III 10 juta,” ungkap Walikota.

Kemeriahan pembukaan MTQ ini dibuktikan dengan tari Kolosal yang dibawakan 250 siswa siswi SMP se Kota Solok dan Mahasiswa ISI Padang Panjang. Penampilan Nasyid menjadi penutup rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tingkat Provinsi Sumatera Barat ke 38.

Walikota Solok Zul Elfian mengatakan ada tiga hal pokok yang menjadi misi Kota Solok, Koto Solok menjadi diberkahi Allah.SWT, penduduk sejahtera, kota maju dan modern. “Bersama Kementerian Agama dan seluruh pihak mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertaqwa sehingga menjadi diberkahi Allah. Selamat datang di Kota Solok, Kota Beras Serambi Madinah dan selamat bertanding, “kata Walikota.(van/jn02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda