Nagari Salayo Bentuk Kampung Siaga Bencana

0
755

SOLOK, JN-

Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, membentuk Kelompok Siaga Bencana (KSB), bertempat di Jorong Labuang, Jum’at (28/5). Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Solok, H. Aswirman. SE. MM, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Irwan Basir. SH. MM, Kadis Sosial Kabupaten Solok, Drs. Raflis MM, anggota Tagana dan Perlinsos.

Kegiatan KSB di kecamatan Kubung adalah yang ke-12 dilakukan dimana ada tiga kegiatan pada pembentukan KSB ini yaklni  penyuluhan, pelatiha dan simulasi

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok yang diwakili oleh Nasuri. S. Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan Kampung Siaga Bencana merupakan kegiatan yg dialokasikan oleh Kementerian Sosial RI di Kabupaten Solok yaitu di  Kecamatan Kubung yang dilaksanakan pada tanggal 28april 2017. Pelatiahan Kampung Siaga Bencana dilaksanakan tanggal 29 april 2017 dan simulasi kampung siaga bencana tanggal 30 April 2017. “Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 28 sampai dengan tanggal 30 April 2017, yang dilaksnakan di Jorong Labong ini,” jelas Nasuri. Pembentukan KSB ini berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 28 tahun 2011 tentang Kampung Siaga Bencana dan Surat Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI.   “Tujuan dari kegiatan iniantara lain untuk meningkatkan kapasitas masyarakat di kecamatan Kubung khususnya nagari Salayo dan Koto Baru dalam penanggulangan bencana banjir dan bencana lainnya. Sebagaimana diketahuinya tugas-tugas anggota KSB, baik pada saat pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana,” jelas Nasuri.

Sementara peserta kegiatan diikuti dari 25 orang dari nagari Salayo, 20 orang dari Koto Baru dan Tagana/Kabupaten 15 orang jumlah 60 orang. Sementara kegiatan penyuluhan pertama 100 orang, kegiatan pelatihan 60 orang, kegiatan simulasi 250 orang dan dari Kementerian Sosial RI 2 orang serta dari Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten masing-masing sebanyak 2 orang.

Bupati Solok yang diwakili Sekda H. Azwirman dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada kesempatan ini kami menyambut baik acara ini, karena merupakan momentum silaturahmi antara kita. “Pembangunan Kabupaten Solok bedasarkan Visi Misi Kabupaten Solok yakni 4  Pilar Pembangunan yaitu, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan dan Pemerintah yang baik dan bersih. Pembangunan bidang kesejahteraan sosial adalah upaya peningkatan kualitas kesejahteraan soaial,” jelas H. Azwirman. Ditambahkan Sekda, KSB yang dibentuk oleh Kemensos RI bertujuan untuk memberikan pemahaman, membentuk jejaring KSB di masyarakat serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk penanggulangan bencana dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan simulasi banjir.

“Harapan dibentuknya Kampung Siaga Bencana ini agar masyarakat dan pemerintah meningkatkan kesiapan dan peran aktif masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana. Dengan adanya kegiatan pembentukan, Kampung Siaga Bencana Kabupaten Solok Tahun 2017 ini , maka seluruh dinas yg terkait harus  melaksanakan peran masing-masing,” tegas H. Azwirman (wandy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here