Mubes Perantau Talang dan Sungai Janiah Dibuka Bupati Gusmal

0
1541

SOLOK, JN– Para perantau Nagari Talang dan Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Talang Sungai Janiah Solok (IKTASS), sepakat secara bersama-sama membangun Nagari Talang dan Sungai Janiah, demi kemajuan nagari.

Hal itu terungkap dalam acara Musyawarah Besar (Mubes) Nagari Talang dan Sungai Janiah, bertempat di kantor KAN Nagari Talang, Jalan Lintas Sumatera KM 14 Solok-Padang, Selasa lalu. Acara Mubes IKTASS dibuka oleh Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dan dihadiri oleh senator RI asal Solok, H. Nofi Chandra, SE, Anggota DPRD Sumbar asal nagari Talang, Ahmad Rius, SH, Wakapolres Arosuka, Kompol Emanuel Lase, SH, Camat Gunung Talang, Misran, S.Pd. MM, Walinagari Nagari Talang, Ir. Boy Felly Yang Pituan, Wali Nagari Sungai Janiah, Jumadil beserta tokoh masyarakat perantau, niniek mamak dan bundo kanduang nagari Talang dan Sungai janiah, para pemuda dan juga elemen masyarakat di dua nagari.

Menurut Ketua panitia pulang basamo dan Mubes Sungai Janiah Maimbau Mambangkik Batang Tarandam (SJM MBT), Olfa Yonson, SE, kegiatan pulang basamo para perantau sungai Janiah dan Talang, sudah diidam-idamkan sejak tahun 70-an dan baru lebaran 1438 Hijriah atau tahun 2017 ini bisa terlaksana. “Pemerintah nagari Sungai Janiah menyambut positif warga perantau pulang basamo tahun ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kemajuan kampuang halaman. Dan Bapak wali, KAN dan BMN serta tokoh masyarakat sangat mendukung,” jelas Olffa Yonson,SE, yang diamini Sekretaris panitia  Affuandris, Skom.

Walinagari Talang, Ir. Boy Felly Yang Pituan, menyampaiakan agar acara pulang basamo dan Mubes ini akan bisa melahirkan kesepakatan bulat agar perantau dan masyarakat sepakat bersama-sama memberikan sumbangsih dalam membangun nagari. “Mubes ini menyepakati anatar perantau dan masyarakat nagari secara bersama-sama berperan dalam membangun kampung halaman,” jelas Boy Felly yang diamini Ketua KAN Talang,

Sementara pada acara Mubes di kantor KAN Talang, Panitia pelaksana acara, Taufik Hidayat, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pulang basamo perantau Nagari Talang dan Sungai Janiah pada tahun ini, bisa dijadikan momentum untuk membangun Nagari Talang dan Sungai Janiah yang lebih baik dimasa yang akan datang. “Momen ini harus kita jaga bersama, agar terbentuknya sinergis  pembangunan nagari kita ini, dan akan melahirkan sebuah forum bersama yang akan menjawab beberapa persoalan yang ada di nagari,” jelas Taufik Hidayat.

Sementara perwakilan perantau, Iskan Nofis, Amd, dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terimkasih kepada Bupati Solok, H. Gusmal atas kehadirannya pada acara Mubes dan berharap agar adanya pembangunan infratuktur kelahan-lahan tidur yang ada di nagari Talang dan Sungai Janiah, agar terciptanya perbaikan perekonomian para pelaku pertanian dinagari Talang dan Sungai Janiah.
Sementara anggota DPD RI, Nofi Candra yang merupakan satu-satunya senator RI dari Solok, juga menyampaikan agar kehadiran perantau di kampung halaman bisa memberikan sumbangsih pembangunan selain meningkatkan tali silaturrahmi. “Rasa cinta, rasa sayang  dan meningkatkan hubungan silaturahmi sesama perantau dan warga nagari ini, akan bisa  meningkatkan kepedulian kepada warga nagari yang membutuhkan uluran tangan dari para perantau,” jelas Nofi Candra.

Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, SE, MM dalam arahannya berharap agar acara Mubes pulang basamo nagari Talang dan Sungai Janiah ini, bisa makin meningkatkan tali silaturrahmi antara perantau dan masyarakat. Bupati juga Solok mengatakan ucapan terima kasih kepada para perantau telah membantu pembangunan Daerah Kabupaten Solok khususnya Nagari Talang dan Sungai Janiah, yang mana telah membantu salah satu program 4 pilar dibidang Pembangunan. Bupati Gusmal juga mengharapkan kepada perantau untuk dapat melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat nagari, khususnya membantu masyarakat dibidang pendidikan, Kesehatan dan membantu usaha-usaha kecil masyarakat Nagari Talang dan Sungai Janiah. “APBD kita sangat terbatas dan habis dengan pemebayaran gaji pegawai saja sekitar 65 persen. Jadi kita butuh peran perantau untuk membangun kampung halaman kita,” jelas H. Gusmal.

Bapak Solok itu juga berpesan kepada walinagari, Anggota BMN dan KAN supaya selalu melakukan komunikasi kepada perantau untuk pembangunan dan kesejahteraan warga nagari, dan adanya transaparansi masalah dana nagari kepada semua pihak yang terkait.

Sementara dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Besar Nagari Talang ini dapat terbangunnya kesepakatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan bisa mendapatkan kesepakatan yang cepat demi terciptanya Talang dan Sungai Janiah yang maju dimasa yang akan datang (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here