MTQ Nasional Ke- XXXVIII Dibuka Bupati Solok di Muara Panas

0
773
SOLOK, JN– Bupati Solok,  H.  Gusmal,  hari Kamis sore (27/9), membuka secara resmi MTQ nasional Ke-XXXVIII,  tingkat Kabupaten Solok,  bertempat di Lapangan bola kaki, Limau Puruik, nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi.
Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri, Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE,  MM,  Sekda Kabupaten  Solok,  H. Aswirman,
Kakan Kemenag Kabupaten Solok, H. Alizar Chan, Ketua TP PKK kabupaten Solok, Ny. Desnadevi Gusmal, Ketua DW Kab Solok, Ny. Harlina Yeti aswirman
Camat Bukit Sundi, H. N. Efiyardi, para
Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, para
Camat se kabupaten Solok dan Walinagari se Kecamatan Bukit Sundi dan undangan lainnya.
ketua pelaksana acara,  H. N. Efiyardi, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan MTQ ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pelaksanaan program subuh berjamaah dan magrib mengaji.
Sementara pelaksana MTQ ini akan berlangsung selama empat hari yakni mulai dari tanggal 27 sampai dengan 30 September 2018  di kecamatan bukit sundi.
Sementara tema dari kegiatan ini adalah ‘Melalui kegiatan MTQ Nasional ke-38 Tingkat Kabupaten Solok tahun 2018, Mari Kita Jadikan Kabupaten Solok Bergema Membaca Al Qur’an dan bersinar (bersama, subuh indah, nyaman dan religius).
Sedangkan jumlah peserta adalah  sebanyak 558 orang peserta ditambah official dari 14 Kecamatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi tuan rumah pada acara MTQ kali ini, ” jelas Efiyardi.
Sementara Kakan Kemang kab Solok, H. Alizar Chan, M.Ag, dalam sambutannya menyampaukan selamat kepada panitia dan semua pihak atas terselenggaranya MTQ ini. “Kita berharapan semoga seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan bernilai ibadah hendaknya dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang ada di kecamatan Bukit Sundi ini yang telah turun membantu bahu membahu dalam mensukseskan acara ini,” jelas Alizar Chan.
Pihaknya juga berharap agar jadikanlah momentum untuk memunculkan semangat baru dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. “Kegiatan MTQ ini memiliki makna khusus tentunya dalam mensukseskan program pemerintah daerah yaitu mewujudkan masyarakat kabupaten Solok yang Al-Qur’ani,” jelas Alizar Chan.
Sedangkan Kakanwil Kemenag provinsi Sumbar, H. Hendri dalam sambutannya menyebutkan bahwa MTQ merupakan forum silaturahmi antar kaum muslimin semua kecamatan yang ada di kabupaten Solok dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan persatuan menuju terciptanya prestasi yang terbaik. “MTQ tidak dapat dipisahkan dari upaya menumbuhkan kecintaan umat kepada Al-Qur’an melalui kegiatan yang memadukan seni, ilmu dan agama sehingga melalui MTQ diperoleh kemampuan lebih dalam memahami makna dan isi kandungan Al-Qur’an sekaligus mengamalkannya,” terang
H. Hendri.
Disebutkannta. Kesemarakan yang ditunjukkan dalam acara pembukaan ini sebaiknya juga berbanding lurus dengan aspek pendalaman dan penghayatan nilai-nilai Al-Qur’an. ” Penyelenggaraan MTQ diharapkan mampu mengembalikan tujuan semula even MTQ yaitu wahana menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, petunjuk serta motivasi dan inspirasi untuk menciptakan kehidupan yang lebih bermakna,” sambung H.  Hendri. Dia berharap agar d engan MTQ memotivasi munculnya qori dan Qoriah dan Hafidz dan Hafidzah yang berskala sumatera barat dan nasional, yang nantinya membawa harum nama sumatera barat di tingkat nasional dan internasional.
 Bupati Solok, H. Gusmal dalam arahannta nenyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap panitia dan masyarakat Bukit Sundi yang telah bekerja keras sehingga pembukaan acara ini bisa kita laksanakan.
“Hari ini kita akan memulai kegiatan MTQ tingkat kabupaten Solok dalam rangka mempersiapkan diri untuk MTQ ditingkat yang lebih besar lagi yang akan dilaksanakan di kota Solok nantinya. Kami melihat dan menilai para Khafilah Kabupaten Solok telah mempersiapkan dirinya dengan matang,” jelas Gusmal.
Bupati juga menyampaikan keinginannya bagaimana seluruh masyarakat Kabupaten Solok mau dan rajin membaca Alquran di setiap saat sebagai pegangan hidup sebagaimana program yang telah kita canangkan magrib Al-Qur’an dan subuh berjamaah.
“Perlu kita pahami bahwa dalam MTQ ini adalah, untuk membentuk karakter masyarakat berdasarkan filosofi adat yaitu adat basandi syarak syarak basandi kitabullah dan kita perlu mempersiapkan generasi muda kita menjadi generasi yang berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadis,” tutur Gusmal.
Semenrara kepada panitia Bupati berpesan berikan pelayanan yang optimal kepada para peserta sehingga mereka merasa senang berada di Bukit Sundi dan Kepada dewan hakim berikanlah penilaian yang objektif kepada semua peserta, sehinga MTQ ini berjalan sukses (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here