Meryta Safitri: Meski Sibuk Pindah Kantor, Tetapi Tidak Mengganggu Pelayanan ke Nasabah

0
100

SOLOK, JN- Ditengah kesibukan pindah kantor dan sibuk melayani para nasabah, namun pelayanan terhadap nasabah Bank Nagari Capem Arosuka sama sekali tidak terganggu.

“Alhamdulillah, semua pelayanan di Bank Nagari hampir berjalan lancar, meski ada beberapa kendala kecil yang tidak begitu berarti, karena semuanya memang perlu penyesuaian,” jelas Meryta Safitri, saat berbincang dengan KORAN PADANG, kamis (11/4) di ruang kerjanya.

Sebagaimana kita ketahui, Bank Nagari Capem Arosuka, diresmikan kantornya oleh mantan Bupati Solok, H. Syansu Rahim sekitar tahun 2014 lalu dengan menempati eks kantor Bupati Solok gedung yang lama.
Namun karena kantor tersebut akan dibangun dengan kantor baru, otomatis Bank Nagari harus ikut pindah kantor ke bekas kantor Koperasi pegawai Negeri Kabupaten Solok. Namun saja Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih tetap berada di tempat lama yakni di depan halaman parkir kantor Bupati Solok.

Dengan pindahnya kantor Bank Nagari yang persiapannya hampir satu bulan, maka otomatis akan ada gangguan terhadap pelayanan nasabah berupa setor dan penarikan tunai, penyediaan uang elektronik N-money, penumpukan berkas, Nagari SMS banking, pengelolaan keuangan Nagari Cash Management, Nagari Portal Payment, Auto Debet, dan layanan lainnya dan transaksi digital bank lainnya.
Apalagi saat ini baru berkembang pelayanan digital atau cashless banking karena dianggap paling aman dan efisien.

Disebutkah Meryta Safitri, dengan telah diluncurkan aplikasi mobile banking, maka diharapkan Bank Nagari makin kuat dan bisa terus bisa bersaing dengan bank nasional dan meningkatkan layanan.

“Kita juga terus mendorong nasabah bank agar memaksimalkan nontunai, sehingga diharapkan ke depan dengan transaksi nontunai ini bisa berkontribusi meningkatkan setengah pertumbuhan ekonomi masyarakat Solok,” cetus Meryta Safitri.

Dia mengatakan hampir seluruh bank umum yang beroperasi di Solok, sudah memiliki layanan digital, sehingga sangat membantu masyarakat, lebih aman, nyaman dan efisien. “Tetapi dengan adanya perpindahan kantor ini, tidak bisa dipungkiri kalau sedikit tentu ada gangguan namun tidak terlalu berarti dan sekarang sudah lancar, ” jelas wanita cantik tersebut.

Kehadiran teknologi, kehadiran fintech bukan menjadi pesaing bank. Tetapi justru memperkuat, makanya perlu kolaborasi.

Saat ini Bank Nagari sedang berencana akan membangun kantor baru di Arosuka dan sedang mencari lokasi di sekitar kantor Bupati. Tetapi belum ada lokasi dan harga yang cocok.

“Kita juga sedang mencari tanah untuk membangun kantor yang resfresentatif, namun belum ada harga dan lokasi yang cocok,” terang Meryta Safitri.Dia mengungkapkan ada banyak potensi daerah yang memerlukan sentuhan industri keuangan dan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mery juga menyebutkan, kepercayaan nasabah juga semakin hari semakin banyak karena selain pegawai pihak swasta juga banyak yang pindah ke Bank Nagari. Senab di Kabupaten Solok sektor swasta sekerti sektor pertanian banyak yang masih terkendala dengan keterbatasan modal untuk mengembangkan pertanian, termasuk juga terbatasnya kemampuan petani mengakses pasar untuk menjual produk hasil pertaniannya. Untuk itu Bank Nagari akan mencoba terus mendorong sektor ini bersama masyarakat (wandy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda