Media Diharapkan Bisa Memberikan Informasi Yang Tidak Menyesatkan Tentang Virus Corona

0
294

SOLOK, JN- Peran media sebagai alat infornasi diharapkan bisa nemberikan Informasi Yang benar dan tidak nenyesatkan terkait mewabahnya pemberitaan dan bahaya Virus Corona.

“Kita berharap media bisa meluruskan berita-berita hoax yang sangat menyesatkan tentang virus corona, sehingga masyarakat tidak panik,” sebut Bupati Solok, yang diwakili Asisten Koordinator Bidang Pemerintahan Edisar, SH,MH, saat menggelar jumpa Pers dengan awak media, Senin (16/3), bertempat di Ruangan Kerjanya.
Jumpa pers digelar dalam rangka publikasi hasil rapat pemerintah daerah dalam rangka kesiapsiagaan Kabupaten Solok menghadapi penyebaran virys corona (covid-19) dan menangkis berita hoax.

Tampak hadir pada acara tersebutBupati Solok diwakili Asisten Koor Bidang Pemerintahan Edisar, SH,MH, Ketua PWI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, Kasubag  Layanan Hubungan Media, Afri Yanto,SH, Kasubag Pengendalian Aspirasi dan Opini Publik, Adrios Adli, dan para wartawan Sekabupaten Solok.

Lebih jauh disebutkan Edisar, SH,MH, tujuan lain jumpa pers ini adalah untuk menyebar luaskan informasi tentang respon pemerintah daerah Kbupaten Solok dalam menghadapi penyebaran virus corona kepada masyarakat luas melalui  media cetak dan elektronik.

“Kira berharap masyarakat bisa menjalankan himbauan Bupati Solok tentang penundaan kegiatan dalam  rangka menyembut hari jadi Kabupaten Solok yang telah diagendakan sebelumnya seperti Arosuka Expo, Festival 5 Danau, Jambore PKK dan MTQ Kabupaten serta kegiatan yang sifatnya mendatangkan orang banyak ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan kecuali sidang Paripurna dan  Malam Resepsi,” sebut Edisar.

Sementara untuk libur anak sekolah SD, SMP, SMA dan Perkuliahan menunggu hasil rapat bupati dengan Gubernur pada hari ini Padang

“Kabupaten Solok sudah  membentuk posko induk penanggulangan virus corona di Dinas Kesehatan dan posko pembantu di seluruh Puskesmas yang ada di setiap kecamatan. Untuk kegiatan Safari Ramadhan sampai saat ini masih menunggu instruksi dari Bupati,” sebut Edisar.

Pihaknya juga menghimbauan kepada seluruh pengurus masjid untuk mensterilkan masjid-masjid yang ada dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dan mengantisipasi peneyebaran Virus Corona (covid-19).

“Kira juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, tetap tenang dan memahami segala yang terkait masalah  COVID 19 sambil mengikuti apa yang disarankan pemerintah dan petugas kesehatan,” sebut Edisar.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga dan memelihara serta meningkatkan prilaku hidup sehat serta membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan,setelah beraktifitas,ketika akan menyentuh area wajah. Serta menerapkan etika batuk (jaga jarak, tutup hidung dan mulut dengan  tisue atau kain saat batuk dan lalu cuci tangan.

“Gunakan masker terutama bagi penderita batuk dan flu saat akan bepergian ke tempat keramaian. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga yang baru kembali dari negara/wilayah yang terjangkit untuk segera mengunjungi fasyankes/RS terdekat apabila mengalami gejala demam dan infeksi saluran pernapasan Akut (ISPA) seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan gangguan pernapasan,” terang Edisar.

Kalau ada geala Corona, diminta untuk memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika mengalami gejala gangguan saluran pernapasan (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here