LSM Nilai Kepala SKPD Banyak Yang Penjilat

1
844

SOLOK, JN- Kritikan tajam kepada para SKPD dan Kepala Kantor yang  ada di Kabupaten Solok, kembali dialamatkan oleh masyarakat dan LSM serta Ormas terhadap kinerja mereka, yang kurang mendukung program Bupati Solok dan hanya mendukung pribadi Bupati Solok, H. Gusmal.

Menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Perak, Kabupaten Solok, Yemrizon Dt Panghulu Nan Sati, saat ini hampir 60 persen para Kepala SKPD yang ada di Kabupaten Solok, termasuk Kepala Kantor, Kabag, Kasi dan pejabat eselon II lainnya, tidak mendukung program Empat Pilar Program Bupati Solok dan hanya mendukung dan memfasilitasi pribadi Gusmal kemanapun dan acara apapun. “Saya berani mengatakan demikian, karena kebanyakan dari SKPD mencari momentum untuk menjilat agar terpakai pada kabinet Gusmal berikutnya yang akan dibentuk pada bulan Februari mendatang. Saat ini, kalau ada acara Bupati atau Wakil Bupati, para Kepala SKPD berbondong-bondong hadir, meski acara tersebut tidak ada hubungannya dengan SKPD bersangkutan,” tutur Yemrizon, yang juga seorang wartawan senior tersebut.

Dijelaskan Yemrizon, Bupati dan Wakil Bupati Solok, harus jeli terhadap orang yang haus akan kekuasaan dan hanya pandai menjilat. “Saya tau bahwa Bupati Gusmal itu sangat cerdas dan tidak akan mungkin gegabah dalam mengambil keputusan, namun karena rentang waktu yang panjang dan banyak moment, saya pesimis kalau bupati akan luluh oleh perangkap mereka,” terang Yemrizon.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Forum Walinagari (Forwana) Kabupaten Solok, Arnold Piliang, bahwa saat ini dirinya melihat banyak SKPD yang mencoba berlindung dan mencari muka agar bisa aman pada perombakan kabinet Gusmal-Yulfadri yang akan dibentuk Agustus mendatang. “Para kapalo SKPD sibuk maurus keperluan Gusmal bukan mendukung program kerja Bupati. Artinya, kama Gusmal ingin pai, akan mereka fasilitasi, sabek pitih di SKPD masih banyak dan berharap mereka dapat jatah jabatan, meski lebih dari 75 persen dari SKPD yang ada tidak mendukung Bupati Solok,” ujar Arnold Piliang, blak-blakan (wandy)

1 KOMENTAR

  1. Sebaiknya para para pejabat harus konsisten dg janji2, komit dengan kata2 “jangan ada dusta diantara kita”, utamakan yang seharusnya jadi skala prioritas, kesampingkan popularitas pribadi, anggota DPRD tdk bisa diharap untuk bangun jalan garabak, karena suara pemilih sedikit, tentu pemerintah yg harus punya kearifan sebelum masy garabak berontak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here