Kota Solok Raih Upakarti Utama I Lomba Hidup Sehat

0
486

SOLOK, JN – Kota Solok meraih Upakarti Utama 1 untuk Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Nasional Tahun 2018. Penyerahan penghargaan diserahkan pada rangkaian kegiatan “Temu Prestasi KKBPK” pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV Tahun 2018 di Graha Bumi Baringin, Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, yang diterima oleh Ketua TP PKK Kota Solok Zulmiyetti Zul Elfian, berupa piala Upakarti Utama 1, Jumat (6/7). Keberhasilan Kota Solok meraih juara 1 lomba PHBS tingkat nasional tahun 2018 dalam rangka PKK KB Kes, diwakili oleh Kelurahan Sinapa Piliang, Kecamatan Lubuk Sikarah.

 

Zulmiyetti mengatakan keberhasilan ini tidak terlepas dari peran serta seluruh komponen masyarakat, pemerintah dan swasta yang ada di Kota Solok, yang saling bahu membahu membenahi, membina, memperbaiki dan menggerakan masyarakat untuk mampu dalam kehidupan ber-PHBS. Dijelaskan Zulmiyetti, penerapan kehidupan ber-PHBS dimulai dari keluarga, yang merupakan pilar dasar pembangunan bangsa, menciptakan lingkungan yang baik atas kebutuhan asah, asih dan asuh. Sebagai wadah yang paling sempurna, keluarga –keluarga di Kota Solok harus ditanamkan integritas, etos kerja dan gotong royong. Sehingga lahirlah generasi yang berkarakter dari keluarga yang memiliki nilai dan budi pekerti.

 

Berbagai kebijakan daerah dibuat untuk mendukung PHBS di tingkat RT. Diantaranya Perwako Kawasan Tanpa Rokok, Perwako ASI Ekslusif, Perwako Reward Berhenti Merokok dan program penanggulangan masalah kedaruratan, salah satunya darurat persalinan, melalui PSC (Public Safety Center) 119 Smash Care’s, untuk mencegah keterlambatan pertolongan yang mendukung PHBS, indikator 1 yang diresmikan langsung oleh Menkes RI pada November tahun 2017 lalu dan diakui sebagai yang terbaik oleh LAN RI sebagai inovasi daerah.

 

“Perilaku hidup sehat, harus diterapkan atas kesadaran setiap anggota keluarga, berperan aktif dalam kegiatan kesehatan di masyarakat. Setiap anggota rumah tangga juga dianjurkan untuk melaksanakan semua perilaku kesehatan, mulai dari penerapan makanan bergizi, dan menjaga lingkungan sekitar yang bersih dan sehat. Telah banyak program di Kota Solok yang mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan itu semua dimulai dari keluarga,” jelas Zulmiyetti.

 

Ketua TP. PKK Zulmiyetti Zul Elfian menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berbuat mulai dari kader, masyarakat Kota Solok khususnya di Sinapa Piliang, OPD serta stakeholder sehihgga mampu mengantarkan Kota Solok mendapatkan Upakarti Utama 1 ini. Diterangkan Zulmiyeeti, Pemerintah Kota Solok juga tidak henti-hentinya bekerja memberikan pelayanan yang terbaik, untuk mensukseskan PHBS, dan hal itu dapat dilaksanakan dengan peran serta gerakan masyarakat. Manfaat PHBS juga telah mulai dirasakan masyarakat Kota Solok, dimana persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI ekslusif pada bayi, penggunaan air bersih dalam kehidupan sehari-hari, bergotong royong membersihkan lingkungan, melakukan aktifitas fisik setiap hari serta tidak merokok.

 

“Selain itu kerjasama dan semangat seluruh kader dan dukungan seluruh OPD terkait dan Lembaga Adat dan budaya, menambah optimis kader-kader PKK, sehingga semakin gencar mensukseskan program-program PKK, dan indikator PHBS di Kota Solok,”kata Zulmiyetti.

 

Zulmiyetti Zul Elfian juga menyampaikan bahwa berbagai himbauan dan MoU dilakukan oleh TP PKK untuk menggerakkan kader dan masyarakat melakukan 10 indikator PHBS ini. Lingkungan di benahi bersama melalui program pemerintah dan swadaya masyarakat. Bibit buah dan tanaman sayuran di berikan pemerintah kota bagi masyarakat yang telah dan akan memanfaatkan pekarangannya sebagai bentuk perhatian atau reward bagi kesadaran masyarakat, karena masyarakat sehat tentu menjadikan kota sehat.

 

“Dengan berjalanya program PHBS di tiap – tiap keluarga, diharapkan dapat bermanfaat, sehingga setiap anggota keluarga tidak mudah sakit, anak menjadi tumbuh sehat dan cerdas, dan anggota keluarga giat bekerja. Sehingga pengeluaran biaya rumah tangga dapat mengarah pada pemenuhan gizi, keluarga, pendidikan dan modal usaha, itu semua dapat tercapai dengan penerapan pola hidup sehat,”terang Zulmiyetti.

 

Zulmiyetti Zul Elfian juga berharap keberhasilan ini menjadi virus-virus baik yang akan ditularkan pada kelurahan-kelurahan lainnya untuk bisa berbenah dan menjadi kelurahan ber-PHBS pula. Dan tentunya Kelurahan Sinapa Piliang tidak berhenti setelah mencapai ini karena disamping tetap terus ber-PHBS juga harus senantiasa siap untuk menjadi tempat berbagi dengan kelurahan lain, bahkan tidak menutup kemungkinan dari daerah lain.(van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here