Ketua TP-PKK Kota Solok Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana

0
47

SOLOK, JN– Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solok, Ny. Zulmiyetti Zul Elfian yang dinilai telah menunjukan komitmen dan dukungan, serta berjasa dalam program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) di daerahnya. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solok Zulmiyetti Zul Elfian menerima penghargaan bergengsi dari pemerintah pusat, yakni Manggala Karya Kencana (MKK) untuk Tahun 2019.

Penyerahan penghargaan disematkan langsung oleh Kepala BKKBN, Dr. H. Hasto Wardoyo, SP.OG (K) yang disaksikan secara langsung oleh Walikota Solok Zul Elfian, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) XXVI Tahun 2019 dengan mengusung tema “Hari Keluarga, Hari Kita Semua” yang bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (5/7).

Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) yang diterima Ketua TP PKK Ny. Zulmiyetti Zul Elfian berdasarkan Keputusan Kepala BKKBN Nomor: 15/KEP/G2/2019 Tanggal 02 Juli 2019 yang merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat di bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang diberikan kepada Gubernur, Bupati, Walikota, Ketua TP PKK Tingkat Provinsi maupun Kabupaten/ Kota se-Indonesia.

Mereka yang dinilai berhasil itu sebelumnya mendapatkan penilaian yang meliputi dua aspek yaitu aspek dukungan komitmen dan aspek capaian program KKBPK, serta telah melalui proses peninjauan lapangan dari tim Sekretariat Militer Kepresidenan dan BKKBN.

Sosok Ketua Tim Penggerak PKK yang juga istri Walikota Solok Zul Elfian tersebut dinilai oleh pemerintah pusat dan diberikan penghargaan atas prestasi yang menonjol serta komitmen dan kepemimpinannya dalam menggerakkan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga untuk mewujudkan Keluarga Kecil Sejahtera Bahagia.

“Terima kasih atas segala komitmen Saudara, saya harap penghargaan ini akan menjadi pemicu semangat Saudara untuk terus memberikan dukungan terhadap Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan yang tidak kalah pentingnya yaitu Pembangunan Keluarga,” ujar Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini, Kepala BKKBN pun mengingatkan kembali tentang pentingnya keluarga bagi pembangunan bangsa sebagai wahana untuk memenuhi kebutuhan “asah, asih, dan asuh.” Keluarga menjadi ajang yang paling sempurna untuk menanamkan ketiga nilai karakter manusia Indonesia, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong, yang dibangun sejak dini, sejak kehamilan, kelahiran, dan masa tumbuh kembang anak demi mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga kecil bahagia sejahtera.

“Dengan penghargaan ini, tidak berarti kerja kita selesai, tetapi justru menjadi komitmen untuk terus memajukan program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu Walikota Solok memberikan apresiasi kepada OPD Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Solok, masyarakat serta stakeholder kota yang telah mendukung program tersebut sehingga Ketua Tim Penggerak PKK dianugerahi penghargaan itu. Seperti kita ketahui, pada Tahun 2018 lalu, Walikota Solok juga memperoleh Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dan pada tahun ini mempersiapkan diri untuk mengikuti penilaian Satya Lencana Pembangunan pada Tahun 2020.

Diterimanya penghargaan tersebut oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solok berdasarkan penilaian bahwa Kota Solok telah berhasil memberikan pelayanan KB serta mampu mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, kemudian dinilai berhasil dalam meningkatkan partisipasi keluarga dalam kelompok kegiatan seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia dan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKS) serta membangun Kampung Keluarga Berencana di Kota Solok.

“Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan pemerintah pusat untuk mengapresiasi para individu, keluarga, tokoh masyarakat, mitra kerja, maupun kepala daerah yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Keluarga merupakan pilar utama kemajuan daerah. Generasi muda berkualitas akan lahir dari keluarga yang sejahtera dan tangguh,” kata Zul Elfian.

Keberhasilan Zulmitetty lainnya ialah karena terbaik dalam pembinaan PIK R/M di Sumatera Barat. Hal ini dapat dilihat saat Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK juga telah dianugerahi predikat sebagai Ayah dan Bunda Genre Sumatera Barat. Disamping itu untuk mendukung program KKBPK, Ketua Tim Penggerak PKK melalui ide dan gagasannya merangkul OPD terkait dengan menjalin MoU.

Sementara itu Ny. Zulmiyetti Zul Elfian mengatakan, penghargaan merupakan hasil kerja keras semua warga dan masyarakat Kota Solok khususnya OPD Dispenduk KB, para penyuluh Keluarga Berencana dan kader serta instansi terkait lainnya. Beliau berharap prestasi ini tidak berakhir dan berhenti disini saja tetapi terus meningkat dan menjadi momentum lagi untuk berprestasi di tingkat nasional.

“Penghargaan ini harus menjadi penambah semangat dan motivasi dalam melaksanakan program kependudukan dan pembangunan keluarga di daerah. Saya harap penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus memberikan dukungan terhadap program kependudukan, keluarga berencana dan yang tidak kalah penting yaitu, pembangunan keluarga,”katanya.

Keluarga menjadi ajang yang paling sempurna untuk menanamkan ketiga nilai karakter manusia Indonesia, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong, yang dibangun sejak dini, sejak kehamilan, kelahiran, dan masa tumbuh kembang anak demi mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga kecil bahagia sejahtera.

Zulmiyetty berharap setiap rumah tangga di Kota Solok menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warrahmah. Jadikan rumah tangga yang religius dan bahagia dengan menghidupkan suasana agama. Setiap suami dekatkan istri pada agama, istri menjalankan amalan agama, dan juga orangtua dekatkan anak dengan agama, sehingga anak – anak kita akan berprestasi dunia dan akhirat.

Kemudian masyarakat agar didorong lebih menyadari dan memahami pentingnya keluarga sebagai pondasi membangun kehidupan yang sejahtera. keluarga menjadi tempat pertama yang berfungsi untuk melindungi, membimbing, dan memberdayakan anggota keluarga baik secara sosial, ekonomi, dan budaya. Keluarga berperan penting dalam membangun budi pekerti, etika, norma dalam bermasyarakat, dan juga dalam memperteguh Pancasila pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk dapat membangun keluarga dan kependudukan Indonesia, dibutuhkan peran aktif dari seluruh pihak baik anggota keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Mari bersama-sama mengambil peran dan tanggung jawab, untuk mewujudkan keluarga Indonesia, keluarga yang tenteram, sejahtera, dan berbudaya,”katanya.(van)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan Komentar
Masukkan Nama Anda