Ketua LKAAM Kabupaten Solok Bantah Keras Ambisi dan Aus Jabatan

0
815

SOLOK, JN- Berita KORAN PADANG yang terbit hari Senin kemaren tanggal 13 Mei 2017 halaman 4 dengan Judul Bupati Gusmal LarangPencairan Dana LKAAM, menuai reaksi keras dari Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Solok, H. Syafri Dt Siri Marajo, SH.

“Saya terkejut membaca berita KORAN PADANG yang mengatakan saya memperpanjang jabatan secara sepihak, padahal itu sudah keputusan Rakor bersama para niniek mamak se Kabupaten Solok dalam sebuah pertemuan di sebuah hotel di Padang tanggal 1 April bulan kemaren. Keputusan itu diperkuat oleh keputusan LKAAM Sumbar untuk memperpanjang jabatan saya, sampai kepengurusan LKAAM Kabupaten Solok yang baru terbentuk melalui Musda LKAAN se Kabupaten Solok,” jelas Dt Siri Marajo, dengan nada agak tinggi. Dia juga menyebutkan bahwa pertemuan niniek mamak itu juga dihadiri oleh Kadis Pariwisata wisata dan Bupati Solok.   H. Syafri Dt Siri Marajo juga membantah keras bahwa kepengurusan LKAAM selama dipimpinnya, bukan tidak kerja seperti yang disampaikan oleh salah seorang niniek mamak yang dimuat pada sebuah media harian kemaren yakni Novian Dt Indo Marajo, Wakil Ketua KAN Kecamatan X Koto Singkarak, dimana katanya pada KORAN PADANG LKAAM  katanya tidak kerja dan hanya menghabiskan dana untuk kegiatan yang tidak jelas. “Setiap tahun LKAAM melakukan pengutan 4 kali setahun, menggelar latihan pengutan pendidikan ABS-SBK, surat masuk yang dibahas selama kepengurusan sebanyak 259, permintaan saksi ahli sebanyak 49 buah dan kegiatan rutin tiap tahun. Jadi tidak kerja bagaimana,” jelas H. Syafri Dt Siri Marajo. Dirinya juga tidak mempermasalahkan kalau Bupati Gusmal atau Dinas Pariwista tidak mencairkan dana untuk kegiatan LKAAM. “Saya juga sudah meminta ke Pemda agar dibantu untuk penyediaan kantor LKAAM Kabupaten Solok untuk kegiatan rutin dan surat permohonan sudah kita sampaikan, namun sampai saat ini tidak ditanggapi. Selain itu, kami juga minta tenaga THL untuk membantu kegiatan rutin di kantor LKAAM tersebut. Kalau tidak ada kantor di mana kita mau kerja,  tapi sampai sekarang tidak pernah digubris padahal sudah dijanjikan Bupati,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Solok, priode 2009-2014 itu.

  1. Syafri Dt Siri Marajo berharap agar niniek mamak tidak asal komentar saja di media, agar tidak menyesatkan. “Saya tegaskan bahwa saya tidak akan maju jadi Ketua LKAAM untuk priode berikutnya, namun siapa kandidat yang mau maju, silahkan saja asal dengan cara yang wajar,” ungkap H. Syafri Dt Siri Marajo. Disebutkannya, dirinya tidak haus jabatan dan kalau memang ada yang akan maju sebagai calon Ketua LKAAM bumi bareh Solok itu, silahkan saja asal melalui prosedur yang sah. Disebutkannya, perpanjangan kepengurusan LKAAM Kabupaten Solok, karena ada beberapa nagari yang KANnnya masih bermasalah seperti ada yang meninggal atau belum ditunjuk.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya bukan haus jabatan, tapi kalau mau maju jadi kandiddat, silahkanlah dengan cara yang sehat, bukan berani ngomong ibelakang seperti ke media, tapi yang gentelmen dong,” pungkas H. Dt Siri Mrajo (wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here